Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 29 Maret 2025 | 02.34 WIB

Update Operasi Ketupat 28 Maret: One Way Nasional Hingga Kecelakaan Lalu Lintas dengan Jumlah Korban Meninggal 25 Orang

Pergerakan lalu lintas (lalin) arus mudik Lebaran dari Jakarta menuju arah Pelabuhan Merak melalui Gerbang Tol Merak, Cilegon, Banten pada H-4 Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah/2025 terpantau ramai lancar pada Jumat dini hari (28/3/2025). (Dery Ridwansah/ - Image

Pergerakan lalu lintas (lalin) arus mudik Lebaran dari Jakarta menuju arah Pelabuhan Merak melalui Gerbang Tol Merak, Cilegon, Banten pada H-4 Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah/2025 terpantau ramai lancar pada Jumat dini hari (28/3/2025). (Dery Ridwansah/

JawaPos.com - Puncak arus mudik tahun ini sudah terjadi sejak Kamis malam (27/3). Sebagai langkah strategis untuk mencegah kemacetan, Korlantas Polri bersama instansi terkait lainnya memberlakukan one way nasional pada Jumat (28/3). Rekayasa lalu lintas itu dibarengi dengan one way lokal di beberapa ruas Tol Trans Jawa. 

Juru bicara Operasi Ketupat 2025 Kombes Alfian Nurfas menyampaikan perkembangan situasi lalu lintas dan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) terkini. Berdasar hasil analisis Polri, Alfian mengungkapkan bahwa volume arus lalu lintas keluar Jakarta terpantau meningkat signifikan. 

”Pada hari ini, volume kendaraan yang meninggalkan Jakarta melalui beberapa titik tol cukup signifikan. Di antaranya, GT Cikampek Utama tercatat 102.116 kendaraan, GT Tol Cikupa sebanyak 47.547 kendaraan, GT Ciawi sebanyak 36.994 kendaraan, dan GT Kalihurip Utama sebanyak 37.417 kendaraan,” ungkap dia kepada awak media. 

Untuk itu, Polri melakukan sejumlah rekayasa lalu lintas. Baik contraflow maupun one way. Rekayasa lalu lintas one way dimulai kemarin. Mulai dari Kilometer 70 Tol Cikampek Utama hingga Kilometer 188 Tol Cipali. Kemudian diperpanjang pada pukul 18.10 WIB hingga Kilometer 210, dan kembali diperpanjang pada pukul 19.29 WIB hingga Kilometer 263 Exit Brebes Barat. 

”Selain itu, pada pukul 23.10 WIB dan 00.15 WIB, dilakukan contraflow satu lajur di Tol Cikampek yang terbukti efektif menjaga kelancaran arus,” jelas Alfian.

Hari ini, one way dilanjutkan dengan penerapan one way nasional sejak pagi hari. Rekayasa lalu lintas tersebut semakin efektif dengan pembatasan kendaraan sumbu tiga ke atas yang berlaku sejak 24 Maret hingga 8 April 2025. Hanya kendaraan sumbu tiga ke atas yang mengangkut logistik, uang, dan kebutuhan pokok yang boleh melintas. 


Berkaitan dengan kecelakaan lalu lintas, Alfian melaporkan ada 175 kejadian. ”Dari jumlah kecelakaan tersebut, 25 orang meninggal dunia, 30 orang mengalami luka berat, 222 orang luka ringan, dan kerugian materiil mencapai Rp 417.950.000,” tambahnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore