
Puluhan ribu jamaah padati Masjid Al-Akbar, untuk meraih berkah Lailatul Qadar. (Riana Setiawan/Jawapos)
JawaPos.com – Pulihan ribu umat Islam membanjiri Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya untuk meraih berkah Lailatul Qadar. Malam yang lebih baik dari seribu bulan ini menjadi momen istimewa di sepuluh malam terakhir Ramadan. Pada malam ke-23, jumlah jamaah melonjak drastis hingga 30 ribu orang.
Ketua Humas Masjid Al-Akbar, Muhammad Noor Helmy, menyebutkan bahwa sholat Qiyamul Lail tahun ini dipimpin oleh dua ulama besar, Kiai Haji Abdul Hamid Abdul Baezha dan Kiai Haji Ahmad Muzzaqi Al-Hafidz. "Mereka bergantian memimpin sholat setiap dua hari sekali," ujarnya.
Rangkaian ibadah dimulai pukul 01.00 hingga 03.00 WIB. Sebelum itu, jamaah diajak mengikuti tausiyah, zikir, dan muhasabah selama 30 menit. Setelahnya, sholat tahajud empat rakaat, sholat tasbih empat rakaat, dan ditutup dengan witir.
Untuk memberikan kenyamanan lebih, Masjid Al-Akbar menyalakan lampu-lampu di taman dan halaman sepanjang malam. Jamaah yang beriktikaf atau membaca Al-Qur’an bisa lebih tenang, sementara yang ingin sahur di luar ruangan tetap merasa nyaman.
Tak hanya itu, masjid juga membuka lantai dua sebagai tambahan tempat sholat. Bahkan, Gedung Al-Marhumah yang biasanya dipakai untuk pernikahan kini disulap menjadi ruang sholat ber-AC agar jamaah lebih leluasa beribadah.
Menariknya, mayoritas jamaah kali ini berasal dari kalangan muda. "Biasanya sholat malam identik dengan orang tua, tapi sekarang anak-anak muda memenuhi lantai satu dan dua," kata Helmy.
Selain itu, banyak keluarga yang datang bersama, membawa anak-anak atau orang tua mereka dengan kursi roda. Beberapa jamaah bahkan membawa tenda kecil untuk beristirahat sambil membaca Al-Qur’an.
Jamaah tidak hanya berasal dari Surabaya, tapi juga dari Bojonegoro, Malang, hingga Madiun. Lebih dari 30 bus parkir di sekitar masjid, menunjukkan semakin besarnya minat masyarakat terhadap ibadah malam Ramadan.
Agar ibadah berjalan lancar, masjid menyiapkan 200 relawan, tim medis, dan memastikan pasokan air wudhu tetap mengalir. Jamaah juga diimbau membawa tas atau plastik untuk menyimpan sandal agar tidak kesulitan mencarinya setelah sholat.
Dengan segala persiapan dan antusiasme yang luar biasa, malam-malam terakhir Ramadan di Masjid Al-Akbar menjadi momen penuh spiritualitas dan keberkahan.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
