Ketua Umum PB IKA PMII, Fathan Subchi dalam acara silaturahmi dan buka puasa bersama. (Istimewa).
JawaPos.com - Pengurus Besar Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB IKA PMII) periode 2025-2030 menggelar acara Silaturrahim Buka Bersama dan Santunan Anak Yatim di Senayan, Jakarta. Acara ini bturut dihadiri oleh ratusan warga pergerakan dari berbagai daerah, termasuk alumni dan kader muda PMII.
Ketua Umum PB IKA PMII, Fathan Subchi mengatakan, organisasi ini merupakan wadah bagi semua elemen yang memiliki komitmen terhadap nilai-nilai perjuangan dan kebangsaan.
“PB IKA PMII adalah rumah besar bagi kita semua. Kita harus terus membangun sinergisitas dan menyatukan langkah dalam membangun bangsa untuk Indonesia Emas Tahun 2045," kata Fathan, Senin (18/3).
Dia menyampaikan, IKA PMII bukan partai politik, tetapi sebuah keluarga besar yang menaungi para alumni dengan beragam latar belakang. Semua golongan dirangkul dengan semangat kebersamaan dan kepedulian.
Ia menegaskan bahwa IKA PMII harus mampu menjadi motor penggerak bagi perubahan di berbagai sektor, baik di bidang sosial, ekonomi, maupun kebangsaan.
“Kita bukan sekadar organisasi alumni, tetapi kita adalah kumpulan pemikir, penggerak, dan pejuang yang harus berperan aktif dalam membawa kemajuan bagi bangsa. Jangan hanya menjadi penonton, tapi jadilah aktor utama dalam perubahan,” tambahnya.
Lebih lanjut, Fathan menekankan, IKA PMII harus terus berpegang teguh pada nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jama’ah yang menjadi ruh perjuangan PMII sejak awal berdirinya. Menurutnya, prinsip Aswaja tidak hanya menjadi pedoman dalam menjalankan organisasi, tetapi juga dalam membangun masyarakat yang inklusif, moderat, dan berkeadaban.
“Kita harus terus menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jama’ah dalam setiap langkah perjuangan kita. Islam yang rahmatan lil alamin, Islam yang membawa kesejukan, persatuan, dan kemajuan. IKA PMII harus menjadi garda terdepan dalam membela Islam yang moderat dan terus menjaga harmoni di tengah keberagaman bangsa,” tegas Fathan.
Sementara itu, Andi Jamaro, salah satu senior IKA PMII menambahkan, terpilihnya Fathan Subchi sebagai Ketua Umum PB IKA PMII melalui Musyawarah Nasional (Munas) adalah sah dan telah sesuai dengan mekanisme organisasi.
Namun, ia mengakui bahwa sebelumnya dirinya sempat menggagas sistem kepemimpinan presidium. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa kepemimpinan IKA PMII tidak didominasi oleh satu daerah saja, melainkan mencerminkan perwakilan dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua MUI Cholil Nafis mengusulkan agar di setiap kegiatan IKA PMII diadakan santunan anak yatim. Sebab, makna dari yatim sendiri memiliki arti mendalam.
“Yatim tidak selalu dalam pengertian umum, tetapi juga yatim dalam pengertian sosial. Banyak mereka yang memiliki ayah dan ibu, tetapi secara sosial, mereka adalah yatim," ucapnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
