
Jenis Kurma untuk Buka Puasa (pexels)
JawaPos.com – Kurma sangat identik dengan puasa dan bulan Ramadhan. Ketika waktu berbuka, banyak umat muslim yang memilih kurma sebagai santapan pertama.
Ya, mengonsumsi buah legit nan manis satu ini untuk berbuka puasa, termasuk saat Ramadhan, merupakan anjuran dari dari Nabi Muhammad SAW.
Dikutip dari laman Kementerian Agama Republik Indonesia, sunnah Rasulullah tersebut tertuang dalam hadits wirayawa Abu Dawud dan Ibnu Khuzaimah.
“Dari Anas bin Malik RA berkata, “Nabi SAW biasa berbuka dengan ruthab (kurma muda) sebelum shalat, jika tidak ada ruthab, maka beliau berbuka dengan kurma, jika tidak ada kurma, beliau minum dengan satu tegukan air.”
Adapun jenis kurma ada bermacam-macam. Bahkan, salah satu kurma disebut-sebut sebagai ‘kurma Nabi’ dan sampai diriwayatkan dalam sebuah hadits. Penasaran kurma apakah yang dimaksud? Simak selengkapnya berikut ini.
Ada banyak jenis kurma yang berseliweran saat Ramadhan tiba, satu di antaranya ada medjool. Mengutip dari laman Originz, Medjool ini merupakan salah satu kurma terbesar di Arab Saudi.
Medjool mengandung banyak gula alami sehingga tak heran rasa manisnya begitu legit seperti karamel. Selain itu, ada juga kandungan bermanfaat lainnya seperti magnesium yang membantu tulang tetap kuat dan sehat untuk jantung.
Kurma Sukkari memiliki warna emas punya dan ada rasa manis yang khas ketika disantap. Memilih Sukkari sebagai menu buka puasa ataupun camilan dinilai sehat lantaran buah satu ini kaya akan serat yang baik.
Apabila dibandingkan dengan kurma lain, Barhi cenderung kurang manis. Umumnya, Barhi memang dimakan ketika belum sepenuhnya matang sehingga warnanya tampak kekuningan serta memiliki tekstur renyah.
Meskipun tak seberapa manis, kandungan gizi Barhi boleh diadu. Kurma satu ini mengandung kalium, vitamin B, dan baik sebagai sumber serat.
Nama kurma Khalas berasal dari bahasa Arab yakni Khalasa yang berarti murni atau bening. Sejalan dengan arti nama tersebut, kurma Khalas memang dinilai memiliki kualitas tinggi.
Khalas dinikmati bukan sebatas karena rasa manisnya, melainkan dianggap mampu meningkatkan energi serta memiliki nutrisi yang baik bagi tubuh.
Ini lah jenis kurma yang disebut-sebut sebagai ‘kurma Nabi’. Tak heran ketika Ramadhan tiba, kurma Ajwa seringkali diincar oleh umat Muslim.
Keistimewaan kurma ini tertuang melalui sebuah Hadits Shahih Bukhari yang berbunyi ‘Barang siapa di waktu pagi makan tujuh butir kurma Ajwa, pada hari itu ia tidak akan kena racun maupun sihir’.
Dari segi manfaat kesehatan, Ajwa mengandung aktioksidan tinggi yang dapat melindungi kerusakan sel dari stress oksidatif. Jadi wajar saja apabila kurma Ajwa relatif lebih mahal daripada kurma lain.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
