
Ilustrasi tips menjaga konsistensi ibadah setelah Ramadhan.
JawaPos.com - Bulan Ramadhan yang hadir setahun sekali tentu akan meninggalkan kita dan menyisakan rasa sedih yang mendalam ketika berlalu.
Hari-hari yang dilalui dengan berpuasa, malam-malam yang diisi dengan sholat taraweh, atau perasaan kebersamaan yang intens ketika acara buka puasa bersama.
Ini adalah momen yang membuat hati menginginkan kembali bulan Ramadhan. Bagi beberapa orang, ada kekhawatiran yang muncul bahwa kita tidak akan dapat mengulang perasaan ini setelah Ramadhan.
Jadwal harian akan menjadi menunggu dan membuat kita kembali terbiasa dengan rutinitas dan kebiasaan lama. Namun, tidak harus seperti ini dan perasaan ini tidak seharusnya membebani.
Jika kita ingin tetap merasakan perasaan yang konsistensi ibadah yang sama, dilansir dari Muslim Women Australia, inilah tips menjaga konsistensi ibadah setelah Ramadhan.
1. Pola pikir
Pola pikir sangat penting dalam setiap upaya dalam hidup. Pola pikir membuat perbedaan yang nyata terhadap pencapaian hasil apa pun, termasuk menjadikan waktu setelah Ramadhan sebaik mungkin.
Tuhan di bulan Ramadhan adalah Tuhan yang sama di bulan-bulan lainnya. Temukan ketenangan bersama Allah SWT dengan memupuk hubungan Anda dengan-Nya dan memperbanyak ibadah sunnah yang selalu ada.
Hampir setiap amalan yang kita lakukan di bulan Ramadhan dapat dilakukan di luar bulan tersebut, kecuali shalat Tarawih yang merupakan rukun khusus. Namun, salat Tarawih juga memiliki rukun-rukun yang dapat kita manfaatkan untuk mendapatkan pahala, yaitu shalat malam yang lebih panjang dan shalat malam khusus yang tidak wajib.
Maka, hal itu diawali dengan perubahan pola pikir: bahwa kita sungguh-sungguh bisa memperbanyak amal shaleh dan menampilkan yang terbaik di bulan Ramadhan, asalkan kita sungguh-sungguh berusaha.
2. Bersikap realistis
Terkadang kita berharap terlalu banyak dari diri kita sendiri. Terkadang kita secara tidak sadar berharap untuk menjadi orang yang tidak berdosa dan sempurna sejak bulan Ramadhan hingga hari kematian kita. Ketika itu tidak terjadi, kita kehilangan harapan dan kembali ke gaya hidup lama.
Bersikaplah realistis dan tetapkan tujuan yang tinggi untuk diri sendiri. Namun, jangan terlalu keras pada diri sendiri jika Anda tidak selalu mencapai tujuan tersebut. Anda manusia.
Anda akan melakukan kesalahan dan Anda akan tumbuh dari setiap pengalaman. Fokuslah untuk menjadi yang terbaik, bukan menjadi sempurna. Pada akhirnya, jika Anda sungguh-sungguh berusaha sebaik mungkin, Allah akan mengampuni sisanya.
3. Fokus melakukan perbuatan kecil secara konsisten

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
