Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 4 Maret 2025 | 22.45 WIB

Aturan Ramadhan 2025: Apa yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan Saat Berpuasa

ilustrasi bulan Ramadhan./ Freepik

JawaPos.com – Bulan suci Ramadhan memiliki makna yang sangat penting bagi umat Islam.

Menjalankan puasa dari matahari terbit hingga terbenam merupakan aspek penting dari Ramadhan karena merupakan salah satu dari lima Rukun Islam.

Selama bulan suci ini, umat Islam perlu berusaha untuk mengembangkan hubungan yang lebih kuat dengan Allah serta menumbuhkan rasa kasih sayang dan kebaikan terhadap orang lain.

Dilansir English jagran, inilah beberapa hal yang boleh dan tidak boleh dilakukan oleh setiap Muslim saat menjalankan puasa.

Yang harus dilakukan:

  1. Selama bulan Ramadhan, umat Islam diharapkan membaca Al-Quran sambil merenungkan ajaran dan bimbingannya untuk memperkuat iman dan hubungan mereka dengan Allah.
  2. Salat wajib ditunaikan lima waktu dalam sehari, dimulai dengan Subuh, dilanjutkan dengan Dzuhur, Ashar, Magrib dan diakhiri dengan Isya pada malam hari agar terjalin hubungan spiritual yang erat.
  3. Jangkau mereka yang membutuhkan sambil menawarkan kebaikan, dukungan, dan kemurahan hati karena Ramadhan mendorong kasih sayang, persaudaraan, dan pemberian amal untuk menumbuhkan rasa kebersamaan dan empati.
  4. Membayar Zakat, yaitu persentase tertentu dari kekayaan untuk tujuan amal, yang menunjukkan komitmen Anda terhadap tanggung jawab sosial, keadilan, dan kesejahteraan orang lain.
  5. Umat Islam dianjurkan untuk menjaga selibat sepanjang bulan Ramadhan, melaksanakan salat dan refleksi spiritual untuk memperkuat ikatan mereka dengan Allah.

Larangan:

  1. Menahan diri dari makan dan minum antara terbit matahari sampai terbenamnya matahari.

Ini merupakan rukun puasa di bulan Ramadhan dan hukumnya wajib bagi seluruh umat Islam, kecuali orang sakit, wanita hamil, wanita menyusui, dan wanita yang sedang haid.

  1. Hindari memendam perasaan benci, kesal atau marah karena perasaan-perasaan negatif tersebut dapat membatalkan puasa.

Sebaliknya fokuslah pada pengembangan kasih sayang, empati dan kebaikan selama bulan Ramadhan.

  1. Wanita hamil, menyusui, sedang haid, orang tua, dan penderita sakit diperbolehkan tidak puasa dan dapat menggantinya di kemudian hari.
  2. Menahan diri dari mengonsumsi minuman keras, merokok, dan memuntahkan makanan dengan paksa karena tindakan-tindakan tersebut membatalkan puasa dan bertentangan dengan semangat Ramadhan yang menekankan pengendalian diri dan ketaatan.
  3. Hindarilah meninggalkan salat atau menunda berbuka puasa karena tindakan-tindakan tersebut dapat mengurangi makna spiritual bulan Ramadhan.
Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore