
PACKING, YUK: Libatkan anak saat menyiapkan keperluan mudik. Anak boleh membawa barang kesukaannya. Sampaikan beberapa kesepakatan dan ceritak hal-hal menyenangkan di tempat mudik.
Mudik dengan membawa anak butuh persiapan ekstra. Penting untuk menjaga kondisi fisik dan mood anak. Buat kesepakatan dari jauh hari. Ortu juga harus menyiapkan mental dan percaya bahwa si kecil bisa kooperatif.
---
PERJALANAN jauh rawan bikin anak bosan dan kelelahan. Karena itu, pastikan kondisi fisiknya fit dan jaga mood-nya. Ortu bisa sounding sejak jauh hari sehingga anak tidak kaget. Tak lupa, buat kesepakatan terkait aturan-aturan selama di tempat tujuan.
’’Misal H-seminggu mudik, sounding ke anak, ’Minggu depan kita mau mudik, mungkin butuh waktu agak lama di jalan, naik mobil, Adek nanti bisa enjoy kan, nggak rewel, ya,’’ tutur Putri Maha Rani MPsi Psikolog.
Mendekati waktu mudik, dua atau tiga hari sebelumnya, sounding kembali. Sampaikan hal-hal menarik di tujuan mudik. Misalnya, bisa bertemu nenek-kakek dan main bareng sepupu yang sebaya.
Umumnya, anak usia 3 tahun sudah bisa diajak dealing. Sejak usia 1 tahun bahkan anak bisa paham jika kerap diajak berkomunikasi. Yang sulit ketika anak tidak pernah di-sounding sebelumnya. Akan butuh waktu dan pemakluman. Misalnya, ketika berkunjung ke rumah saudara atau kerabat.
Sebagai orang terdekat, ortu tentu bisa mendeteksi ketika anak hendak rewel. Sebelum kejadian, ortu bisa mengantisipasinya dengan tidak berlama-lama. Kecuali anak sudah mengenal rumah yang didatangi dan terlihat nyaman.
’’Kalau si anak sejak datang nggak mau salim, itu bisa jadi lampu kuning mungkin dia tidak nyaman. Kalau merengek minta pulang sounding lagi, ’Oke pulang, tapi salim dulu’. Negosiasi itu harus dilakukan, tidak dengan paksaan,’’ ujar psikolog klinis RSUD dr Soetomo itu.
Jika respons anak tidak seperti yang diharapkan, ortu jangan terpancing emosi dan ikutan cranky. Ortu juga perlu menjaga mood. Sebaiknya, jangan mudik terlalu mepet dengan Lebaran. Beri jarak waktu untuk istirahat sehingga tidak lelah saat unjung-unjung.
’’Ketika ortu belum siap menghadapi kemungkinan anaknya rewel, beri jeda waktu istirahat,’’ lanjut Putri.
Ortu tidak perlu terlalu khawatir. Sounding harus dibarengi keyakinan bahwa anak paham dan bisa kooperatif. ’’Jangan berpikir nanti pasti rewel, pasti nangis, yang ada malah kejadian seperti itu,’’ ucapnya.
Saat bertemu sanak keluarga atau tetangga, kadang anak menghadapi situasi yang membuatnya tidak nyaman. Ortu harus jeli dan segera menyelamatkan si kecil agar tidak cranky. ’’Kita bisa membantu menyuarakan isi hati anak. Misal, ’Maaf ya, Om, Tante, anaknya lagi nggak mood ngomong’. Atau, misal ada yang mencubit gemas, ’Aduh Tante, sakit’,’’ paparnya.
Pemilihan kendaraan untuk mudik juga perlu diperhatikan. Pertimbangkan mobil pribadi atau transportasi umum demi keamanan dan kenyamanan si kecil. Jika mood dan kesehatannya terjaga, anak minim rewel.
Putri mengimbau, sebaiknya tidak memberikan ponsel kepada anak selama perjalanan. ’’Efeknya bisa pusing kalau main HP di mobil. Misal terpaksa diberi HP, jangan lebih dari 15 menit. Pakaikan baju yang nyaman juga,’’ tandasnya. (lai/c18/nor)
AGAR ANAK TAK BOSAN DI PERJALANAN

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
