
Produsen parcel lebaran di Kota Malang kebanjiran pesanan menjelang Hari Raya Idul Fitri.
JawaPos.com - Bingkisan seperti parcel ternyata masih digemari masyarakat untuk buah tangan ketika silaturahmi ke tempat sanak saudara disaat lebaran. Tak heran jika permintaan parcel masih ramai, seperti halnya di Kota Malang.
Hal itu terlihat dari banyaknya parcel yang diproduksi Citra Kendedes Cake and Bakery selaku produsen parcel. Memasuki minggu ketiga Ramadan, setidaknya sudah 1.500 paket parcel yang terjual. "Tahun ini ada peningkatan permintaan hingga sekitar 50 persen dari tahun lalu. Untuk itu, bagian produksi mempersiapkan 2.500 paket yang disebar di sepuluh outlet kami," ujar Cashier Cintra Kendedes Area Malang , Irawati, Selasa (5/6).
Pesanan parcel sendiri tidak hanya berasal dari Malang Raya. Namun juga dari luar kota seperti Pandaan, Pasuruan dan sekitarnya. Paket parcel itu pun dibanderol dengan harga beragam, mulai dari harga Rp 250 ribu hingga Rp 500 ribu.
"Ada juga yang custom atau pesanan khusus, nilainya bisa sampai satu juta rupiah," terangnya.
Tidak hanya kue-kue kering, pihaknya juga menyediakan parcel gabungan yang ditambah dengan barang pecah belah maupun hiasan rumah. Hal tersebut dilakukan untuk menarik minat pembeli yang mungkin bosan dengan parcel konvensional.
Beberapa kue kering yang dijadikan isian parcel itu diantaranya, kukis icing karakter lebaran; kastengel; cococrunch; permen gula pelangi; bidaran; semprit keju; sus kering; bagelen; hingga lidah kucing rainbow. Ada pula kue kering lain seperti, semprit pandan; putri salju; nastar; hingga aneka kacang olahan.
Kue-kue itu lantas dihias di atas keranjang rotan. Selanjutnya dibungkus dengan plastik bening. Keranjangnya pun variatif, mulai dari model biasa hingga keranjang bersusun.
Sementara itu, salah satu Toko kue di Malang, Holand Bakery juga menawarkan berbagai paket parcel lebaran. Harganya yakni mulai dari Rp 450 ribu hingga Rp 1,3 juta, bergantung banyaknya produk dan kemasan.
Operational Manager Holland Bakery Malang, Aswita mengatakan, untuk menarik minat pembeli, parcel-parcel itu juga dilengkapi suvenir cantik. Misalnya vas bunga maupun tempat permen.
Aswita mengatakan, pada momen Idul Fitri 2018 ini pihaknya menyiapkan sekitar 2.800 paket parcel. Jumlah itu meningkat dari 2017 lalu yang hanya 2.500 paket. "Tahun lalu, sebelum lebaran sudah habis. Makanya tahun ini produksi kami tambah untuk mengantisipasi tingginya minat masyarakat," pungkasnya.

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Pemkot Surabaya Buka Suara Terkait Rencana Penertiban Pasar Koblen
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
Lawan Arema FC Laga Terakhir Bruno Moreira? Intip Akhir Kontrak Kapten Persebaya Surabaya
