Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 10 April 2023 | 17.54 WIB

Cegah Penumpukan, ASDP Batasi Penjualan Tiket di Sekitar Pelabuhan

Dermaga Pelabuhan Merak pada H +1 Natal masih dipadati mobil truk mengangkut logistik untuk menyeberang menuju Bakauheni, Lampung. Mansur/Antara - Image

Dermaga Pelabuhan Merak pada H +1 Natal masih dipadati mobil truk mengangkut logistik untuk menyeberang menuju Bakauheni, Lampung. Mansur/Antara

JawaPos.com - Pihak ASDP Ketapang–Gilimanuk akan membatasi akses jaringan ke aplikasi Ferizy para penjual tiket di sekitar pelabuhan. Tujuannya, penjual tidak bisa melayani pembeli tiket di sana.

Dengan begitu, tidak ada penumpukan pembeli tiket kapal di jalur menuju pelabuhan. ”Nanti penjual tiket di sekitar pelabuhan tidak bisa mengakses aplikasi Ferizy, hanya di buffer zone dan di luar,” kata General Manager PT ASDP Ketapang–Gilimanuk M. Yasin sebagaimana dilansir Radar Banyuwangi.

Langkah itu dilakukan agar tidak terjadi arus stagnan para pemudik yang akan memasuki area pelabuhan. Dengan pembatasan sinyal, calon penumpang kapal tidak bisa membeli tiket di jalur menuju pelabuhan. ”Kami optimalkan penjualan tiket di buffer zone, di sisi utara Terminal Sritanjung. Dari sisi selatan, kami tempatkan di sport center ASDP di jalan lingkar. Kalau mau membeli tiket ya di sana,” imbuh Yasin.

Dengan skema itu, Yasin berharap arus kendaraan menuju pelabuhan menjadi lancar. Pembatasan pembelian tiket akan diterapkan saat puncak musim mudik Lebaran, yakni sekitar 18 April. Namun, lanjut Yasin, penerapannya bisa segera dilaksanakan jika kondisi kendaraan menuju pelabuhan meningkat. ”Ini kami lakukan agar akses di depan pelabuhan tetap aman. Calon penumpang kapal bisa membeli tiket langsung melalui aplikasi, lebih cepat dan akuntabel,” terang dia.

Penerapan buffer zone sebagai tempat penjualan tiket dan penampungan kendaraan yang akan masuk ke pelabuhan juga disediakan di sisi Gilimanuk. Seperti tahun sebelumnya, buffer zone didirikan di area Terminal Kargo Cekik. ”Jika pelabuhan penuh, kendaraan kami minta berhenti di sana dulu. Kalau sudah bisa jalan, baru kami minta lepas lagi,” ujar Yasin.

Di ujung barat Jawa, aktivitas di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten, terpantau masih lengang kemarin. ”Sesuai data dan tinjauan di lapangan, pada hari ini (kemarin, Red) angkutan penumpang maupun kendaraan yang akan menyeberang melalui Pelabuhan Merak masih normal lancar, belum ada peningkatan yang signifikan,” kata General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Merak Suharto dikutip dari Radar Banten.

Kepadatan diperkirakan mulai terjadi pekan depan seiring mulai masuknya masa cuti bersama. Puncaknya diprediksi terjadi pada H-3 atau 19 April 2023.

PT ASDP bersama Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) sudah melakukan serangkaian persiapan. Di antaranya, menambah vending machine untuk boarding atau check-in tiket penumpang dari 13 menjadi 21 unit. Kemudian, jumlah gate untuk boarding atau check-in tiket kendaraan ditambah dari 15 menjadi 30 unit. ”Di Pelabuhan Ciwandan disiapkan sebanyak 13 unit loket dan kami sudah memasang 136 unit CCTV yang tersebar di seluruh area Pelabuhan Merak,” papar Suharto.

Suharto mengimbau calon penumpang untuk membeli tiket secara mandiri melalui aplikasi resmi Ferizy atau mitra resmi. Pemesanan tiket online bisa dilakukan sejak H-60. Penumpang sebaiknya tidak memaksakan untuk membeli secara go show karena tidak ada penjualan tiket di dalam pelabuhan. ”Pengguna jasa yang tidak bertiket akan diputar balik keluar pelabuhan dan justru menjadi salah satu penyebab kemacetan di dalam area pelabuhan,” ujarnya. (fre/aif/c1/c7/fal)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore