Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 19 Maret 2024 | 23.51 WIB

Jangan Sampai Terlewat! Ini Keutamaan Sholat Tarawih Malam Kesembilan

Umat muslim melaksanakan ibadah sholat tarawih kesembilan di Masjid Istiqlal, Jakarta, Senin (11/3/2024). - Image

Umat muslim melaksanakan ibadah sholat tarawih kesembilan di Masjid Istiqlal, Jakarta, Senin (11/3/2024).

JawaPos.com – Bulan Ramadhan menjadi momen yang tepat untuk menambah pahala dan mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan memperbanyak ibadah.

Ibadah sunah yang hanya dapat dikerjakan saat bulan Ramadhan adalah sholat tarawih, yang dilaksanakan setelah sholat Isya dan sebelum sholat witir.

Mengutip laman NU Online, Selasa (19/3), Rasulullah SAW menyampaikan keutamaan sholat tarawih dalam hadits berikut:

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ (متفق عليه)

Artinya: "Barang siapa melaksanakan sholat (tarawih) di bulan Ramadhan dengan iman dan mengharap pahala dari Allah SWT, niscaya diampuni dosa-dosanya yang telah lalu," (Muttafaq ‘Alaih).

Ketika melaksanakan sholat tarawih, umat Muslim diberi kesempatan untuk menenangkan hati dan memperkuat hubungan spiritual dengan Sang Pencipta.

Semangat persatuan dalam beribadah juga terasa kuat saat umat Muslim berkumpul di masjid-masjid untuk melaksanakan sholat tarawih berjamaah.

Dalam kitab Durratun Nashihin, dijelaskan keutamaan-keutamaan sholat tarawih dari malam pertama sampai malam ke-29.

Adapun keutamaan sholat tarawih malam kesembilan, dipaparkan dalam kalimat berikut:

و في الليلة التاسعة فكأنما عبد اللّه تعالى عبادة النبي عليه الصلاة و السلام

Artinya: “Pada malam kesembilan, seolah-olah ia (Muslim) beribadah kepada Allah SWT sebagaimana ibadahnya Nabi SAW”.

Kesungguhan dan keuletan Nabi SAW dalam beribadah disebutkan dalam kitab Syamail Muhammadiyah karya Imam al-Tirmidzi, sebagaimana dilansir dari laman Islami.co, Selasa (19/3). Mughirah bin Syu’bah menggambarkan:

صلى رسول الله صلى الله عليه وسلم حتى انتفخت قدماه، فقيل له: أتتكلف هذا وقد غفر الله لك ما تقدم من ذنبك وما تأخر؟ قال: أفلا أكون عبدا شكورا

Artinya: “Sesungguhnya Nabi SAW mengerjakan sholat malam sampai kedua kaki beliau pecah-pecah, maka saya bertanya, ‘Mengapa engkau melakukan ini, wahai Rasulullah, padahal Allah SWT telah mengampuni dosa-dosamu yang telah berlalu dan yang akan datang?’ Beliau pun menjawab, ‘Tidak (bolehkah) saya suka untuk menjadi hamba yang bersyukur?”

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore