
Akibat cuaca ekstrem yang berakibat banjir membuat lalu lintas di Kota Semarang lumpuh.
JawaPos.com – Ramadhan kali ini akan menjadi bulan puasa yang cukup menantang bagi penduduk Indonesia.
Hal ini dikarenakan bulan Ramadhan kali ini bertepatan dengan kondisi cuaca ekstrem.
Kondisi cuaca ekstrem ini telah diprediksi oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Melalui artikel yang dirilis oleh situs resmi BMKG, cuaca ekstrem diprediksi akan terjadi selama periode pancaroba Maret-April 2024, beriringan dengan awal mulai hingga berakhirnya bulan Ramadhan.
Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati dalam siaran pers Minggu, 25 Februari 2024 menyatakan bahwa Masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan dan antisipasi terhadap potensi cuaca ekstrem ini. Terutama karena bertepatan dengan datangnya bulan suci Ramadhan.
Selain mewaspadai terjadinya fenomena cuaca ekstrem, tentunya situasi ini juga berpengaruh pada kesehatan tubuh manusia yang berpotensi terganggu.
Potensi terganggunya kesehatan ini pada akhirnya harus terjadi di saat tubuh manusia harus beradaptasi dengan perubahan siklus pencernaan, yakni puasa Ramadhan.
Bagi seorang muslim, puasa Ramadhan merupakan kewajiban yang tak dapat ditinggalkan kecuali dengan alasan medis yang sangat mendesak.
Maka dalam kondisi cuaca ekstrem seperti prediksi BMKG, seorang muslim dianjurkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kesehatan tubuhnya.
Berikut adalah beberapa tips dari dr. Tengku Raya Sharin, Head of Customer Experience AstraLife. Serta dr. Andi Khomeini Takdir Haruni, Dokter spesialis penyakit dalam.
1. Penuhi Kebutuhan Cadangan Air
Untuk menghindari dehidrasi, maka cadangan air tubuh harus terpenuhi. Terutama saat cuaca ekstrem, suhu ruangan bisa jadi sangat panas saat siang hari
Dr. Haruni menyatakan bahwa untuk mengetahui kebutuhan air pada tubuh ialah 30-50 cc/ml per kilogram berat badan.
Sedangkan Dr. Sharin menyarankan untuk membagi jadwal minum selama sahur dan berbuka, sehingga mudah untuk mengingatnya
2. Usahakan Beraktivitas di Dalam Ruangan
Cuaca yang ekstrem membuat suhu udara naik dan menghabiskan cairan tubuh. Maka dr. Haruni menyarankan agar aktivitas dimaksimalkan di dalam ruangan.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
