
Sistem satu arah (one way) juga diberlakukan pada arus balik untuk arah Jakarta. (RAKA DENNY/JAWAPOS)
Kepadatan Lalu Lintas Diprediksi Naik 47 Persen
JawaPos.com – Musim mudik Lebaran segera tiba. Kepadatan arus lalu lintas diprediksi bakal terpusat di tol Trans-Jawa.
Karena itu, pemerintah menyiapkan rekayasa lalu lintas di tol tersebut. Ada dua strategi yang bakal diterapkan. Yakni, jalur satu arah (one way) dan ganjil-genap nopol kendaraan.
Aturan teknis rekayasa lalu lintas itu dituangkan dalam surat keputusan bersama (SKB) yang ditandatangani Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub, Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR, dan Kepala Korps Lalu Lintas Polri. Sesuai hasil pembahasan bersama, waktu pelaksanaan rekayasa lalu lintas dibagi menjadi dua periode. Pertama, H-4 hingga H-1 Lebaran untuk arus mudik dari Jakarta ke arah timur. Kedua, H+3 hingga H+5 untuk arus balik ke arah barat atau menuju Jakarta.
Petugas gabungan yang dipimpin Korlantas Polri akan menerapkan strategi one way dan contraflow sesuai dengan kondisi kepadatan lalu lintas di lapangan. Kepala Korps Lalu Lintas Polri Irjen Firman Shantyabudi mengungkapkan, pihaknya akan menerapkan one way dan ganjil-genap di jalan tol secara bersamaan. Kebijakan itu diambil atas dasar kajian Polri bersama para ahli di bidang lalu lintas dan angkutan jalan. Kajian tersebut menghasilkan kesimpulan bahwa arus lalu lintas di jalan tol akan meningkat tajam pada masa mudik. Peningkatannya mencapai 47 persen atau sekitar 200 ribu kendaraan yang mudik dalam waktu hampir bersamaan.
Jika skenario itu benar-benar terjadi, Firman memprediksi arus lalu lintas tidak akan bergerak. ”Sehingga dibutuhkan manajemen kapasitas jalan. Yang paling sederhana itu menambah satu lajur atau yang kita kenal dengan contraflow. Jika nanti masih kurang (tetap padat, Red), maka kita akan melakukan one way dari arah Jakarta menuju timur,’’ jelas Firman kemarin (13/4). Jika one way diterapkan, otomatis masyarakat yang akan menuju ke barat atau ke arah Jakarta tidak dapat masuk ke jalan tol.
Untuk menghindari kebingungan, kemacetan, dan pemborosan bahan bakar, Firman mengimbau agar pemudik memperhatikan betul jadwal pemberlakuan one way. ”Kapan dimulai, kapan diakhiri, sehingga bisa mengenali kapan jalan tol tidak bisa dipakai,” jelasnya.
Sistem one way itu akan diberlakukan bersamaan dengan ganjil-genap. Firman mengimbau agar para pemudik memperhatikan nopol kendaraan masing-masing. Dengan begitu, pemilik kendaraan mengetahui kapan bisa menggunakan jalan tol. ”Besar harapan kami, masyarakat mengikuti arahan petugas di lapangan,” katanya.
Firman memaparkan, pemberlakuan one way akan dimulai pada Kamis, 28 April 2022, mulai pukul 17.00 WIB hingga pukul 00.00 WIB. Panjang ruas one way akan membentang mulai Km 47 di jalan tol Jakarta–Cikampek hingga Km 414 gerbang tol Kalikangkung di ruas jalan tol Semarang–Batang.
”Jadi pada Kamis, tanggal 28, pemudik yang menuju ke arah timur menjelang Km 47 sudah bisa ambil lajur sebelah kanan. Kami persilakan memanfaatkan jalur B (arah Jakarta, Red),” jelas Firman.
Jika kebetulan sedang melaju di jalur B menuju ke timur, Firman mengatakan, para pemudik tetap bisa memanfaatkan rest area jalur B. Dia menyatakan sudah berkoordinasi agar pelayanan di rest area jalur B bisa untuk pemudik ke arah sebaliknya. Termasuk dalam hal penyediaan bahan bakar. ”Kendaraan yang akan ke Bandung tetap normal. Di Km 66 bisa ambil kanan (ke jalan tol Purbaleunyi, Red),” jelas Firman.
Kemudian, pada Jumat 29 April, one way akan diberlakukan mulai pukul 07.00 hingga 00.00 WIB dengan panjang pemberlakuan sama, yakni mulai Km 47 Jakarta–Cikampek hingga Km 414 Kalikangkung. Pada Sabtu, 30 April 2022, jam dan jalur pemberlakuan one way masih sama dengan hari sebelumnya.
Pada Minggu, 1 Mei 2022, Firman memprediksi tidak akan sepadat beberapa hari sebelumnya. Karena itu, one way akan diberlakukan mulai pukul 07.00 hingga 12.00 WIB. Namun, Firman tetap membuka kemungkinan waktu pelaksanaan one way dipangkas jika kepadatan telah terurai. ”Kita berdoa, ini semakin lancar. Jadi, bisa kita percepat, dari sebelumnya sampai pukul 24.00 (pukul 00.00, Red) dipercepat pukul 23, 22, 21, dan seterusnya sesuai kondisi lapangan,” jelas Firman.
Untuk arus balik, one way akan diterapkan tiga hari, mulai Jumat (6/5) hingga Minggu (8/5). Pada Jumat (6/5), one way akan diberlakukan pukul 14.00 hingga 00.00 WIB dengan arah sebaliknya, yakni mulai gerbang tol Kalikangkung Km 414 hingga Km 47 Jakarta–Cikampek. Keesokannya (7/5) Korlantas Polri memperkirakan akan menjadi puncak arus balik. Karena itu, jalur one way akan diperpanjang dari Km 414 Kalikangkung hingga Km 3 di jalan tol Halim Perdanakusuma dengan jam pemberlakuan sama.
Minggu (8/5), kata Firman, juga masih dalam periode puncak arus balik. Sebab, pada 9 Mei, beberapa pemudik sudah masuk kerja. Panjang dan waktu pemberlakuan one way juga sama seperti hari sebelumnya. Firman menyebut, Polda Jawa Tengah juga mengusulkan agar one way di ujung timur bisa diperpanjang hingga Km 442 di dekat gerbang tol Bawen.
Firman berharap informasi itu dicatat baik-baik oleh masyarakat. Setelah pembatasan waktu one way selesai, dengan dikawal petugas, masyarakat dari jalur arteri bisa memanfaatkan jalan tol kembali seperti biasa.
Vaksinasi Booster
Menyambut Idul Fitri, pemerintah makin gencar mengadakan program vaksinasi booster. Misalnya, yang dilakukan Kementerian Agama (Kemenag) dan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melalui program pencanangan gerakan vaksinasi booster. Program itu dilakukan di 11 provinsi dan diluncurkan di Jawa Timur oleh Menag Yaqut Cholil Qoumas kemarin. Dia mengatakan, khusus untuk Provinsi Jawa Timur, kegiatan itu menyasar satu juta orang.
Daerah lainnya seperti Jawa Tengah sebanyak 42.706 orang, Jogjakarta (11 ribu orang), Jawa Barat (100 ribu orang), Banten (985.500 orang), Lampung (3.693 orang), lalu di Sulawesi Selatan (20 ribu orang). "Jadi, data sementara jumlah totalnya 2.162.899 orang," kata Yaqut di Kota Pasuruan kemarin.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
