
Ilustrasi perempuan sedang stres. (Unsplash.com/SEOGalaxy)
JawaPos.com - Perempuan dikenal dengan makhluk yang penuh kelembutan dan cukup sensitif terhadap situasi dalam dirinya maupun lingkungan sekitar.
Para ahli juga mengungkapkan berbagai penyebab serta karakteristik perempuan sehingga mereka bisa bersikap seperti itu.
Dilansir dalam laman Universitas Gadjah Mada, sebetulnya perempuan itu lebih mampu mengendalikan stres karena berkaitan dengan hormon esterogen dalam tubuh yang berfungsi memblokir efek negatif stres di otak.
Pasalnya bahwa hormon laki-laki mudah labil sehingga emosinya naik turun, sementara perempuan semestinya lebih stabil secara emosional meskipun pada kenyataannya mereka yang cenderung lebih emosi. Berikut penyebabnya adalah:
1. Perempuan lebih rentan stres dan mudah marah karena mereka tidak begitu memerhatikan kondisi tubuhnya. Misalkan saat keadaan sakit, perempuan akan mengabaikan dan akhirnya menumpuk.
2. Perempuan lebih pemikir dibandingkan laki-laki, ketika ada suatu hal yang menimpanya mereka akan dipikir secara berlebihan sehingga menimbulkan stres.
3. Adanya beban pengasuhan anak yang berlebih terhadap perempuan, seperti yang dikutip dari Artikel Universitas Airlangga bahwa kultur Indonesia yang membebankan pola asuh anak kepada ibu dibanding ayah.
4. Adanya beauty standard bahwa perempuan dikatakan cantik itu harus putih atau kurus, maka dari itu mereka akan berlomba-lomba diet dan perawatan tapi pada akhirnya akan stres sendiri.
Dapat disimpulkan bahwa secara lahiriahnya perempuan itu mampu megendalikan emosinya dengan baik, bahkan lebih stabil dibanding laki-laki.
Namun faktor yang mendorong perempuan lebih rentan stres dan mudah marah adalah dari stigma masyarakat maupun lingkungan tentang keidealan sosok perempuan.
Terlebih jika perempuan dituntut untuk sempurna baik dari segi fisik maupun pencapaian dirinya, sehingga mereka akan memilikii trigger untuk mengikuti kata orang lain.
Padahal sejatinya manusia tidak akan ada yang sempurna termasuk perempuan, bahkan mereka perlu lebih dilindungi dan didengar oleh orang sekitarnya.
Sehingga dapat meminimalisir tingkat stres serta kemarahan yang akan merusak fisik maupun mentalnya, dan sebagai sesama perempuan juga harus saling mengerti bukan saling menjatuhkan.
***

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
