
MBTI memiliki 16 tipe./Freepik
JawaPos.com - Di Indonesia, khususnya untuk kalangan muda. Tren untuk mengetahui sifat, dan jati diri kita akan terus berganti sesuai dengan apa yang sedang trend saat ini.
Zodiak, golongan darah, hingga MBTI (Myers–Briggs Type Indicator) pernah, atau bahkan masih populer hingga saat ini.
Orang-orang yang membaca, mempelajari zodiak, golongan darah, hingga MBTI.
Kecenderungannya ingin mengetahui potensi dalam diri, serta memvalidasi kecocokan sifat melalui zodiak, golongan darah, atau MBTI.
Melalui YouTube Channel milik Raditya Dika (6/5), dirinya dan dr. Jiemi Ardian, SpKJ (Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa) yang hadir menjadi bintang tamu membahas keakuratan MBTI.
"Itu gambaran yang menarik sih. Karena kita butuh untuk dijelaskan. Kita butuh untuk mengerti diri kita tuh konteksnya gimana, problemnya dia selalu dikotomis (kecenderungan untuk memikirkan segala sesuatu dalam kerangka oposisi biner, seperti 'hitam atau putih,' 'baik atau buruk')." ujar dr. Jiemi Ardian.
"Terlalu terpisah spektrum yang ditengahnya, jadi kurang buat mencoba memahami diri, dan mengenali diri yang sebenarnya."
Sang dokter juga menjelaskan jika MBTI digunakan untuk mengenali, dan memahami diri sebenarnya tidak masalah. Namun dalam konteks praktis, MBTI tidak digunakan untuk praktek psikiater.
Kemudian Raditya menanyakan, apakah MBTI itu akurat dan dr. Ardian menjawab jika hal tersebut akurat saat digunakan.
Misalnya saat tes MBTI, seseorang introvert, bisa jadi di keesokan harinya menjadi extrovert karena semua kembali lagi bagaimana mood saat melakukannya.
Pria lulusan dari Universitas Sebelas Maret Surakarta ini menjelaskan, jika tidak ada salahnya untuk melakukan tes MBTI untuk mengenal diri kita lebih jauh.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
