
Ruang dialisis berstandar internasional di RS Tebet
JawaPos.com - Layanan cuci darah atau dialisis diperuntukkan bagi pasien dengan penyakit Gagal Ginjal Terminal (GGT). Pengobatan disertai kepatuhan dan disiplin pada pola makan bisa memperbaiki kualitas penderita penyakit gagal ginjal.
Cuci darah atau hemodialisa (dialisis) paling populer bagi penderita gagal ginjal. Fungsi ginjal menyaring darah diganti mesin. Penderita yang disiplin melakukan cuci darah, masih memiliki harapan hidup hingga bertahun-tahun. Kini ada layanan dialisis berstandar internasional.
Rumah Sakit (RS) Tebet melengkapi dirinya dengan pelayanan dialisis berstandar internasional. Peresmian layanan ini menandai peringatan HUT ke-36 tahun RS Tebet pada 5 April 2018. Pada saat yang sama diresmikan juga pelayanan counter khusus Mandiri Inhealth untuk membantu pasien mendapatkan pelayanan administratif yang lebih cepat dan ringkas.
Dirut RS Tebet Dr. Esther Poerwantoro, SpPK, menjelaskan layanan dialisis berstandar internasional ini juga disediakan bagi pasien BPJS Kesehatan. Bertumbuhnya prevalensi penduduk dengan penyakit kronis seperti hipertensi dan diabetes dapat menyebabkan penyakit ginjal kronis.
"Dan kenyataan bahwa masih sulitnya akses bagi pasien untuk memperoleh dialisis yang layak menggugah kami menyiapkan layanan dialisis yang berstandar internasional,” kata dokter Esther Poerwantoro dalam keterangan tertulis, Jumat (6/4).
Layanan ini dilakukan dengan bekerja sama dengan Fresenius Medical Care, yang berkantor pusat di Jerman. Fresenius merupakan perusahaan penyedia alat kesehatan dan penyelenggara layanan kesehatan di dunia yang bergerak di bidang dialisis, yang sudah ada sejak 1462.
Pelayanan yang diberikan yakni dengan cara menyediakan solusi komprehensif, mulai dari penelitian dan pengembangan produk dialisis inovatif (teknologi mutakhir) sampai dengan menyediakan pilihan terapi disertai pendidikan serta keahlian klinis maupun teknis.
Layanan ini juga akan memberikan edukasi kepada pasien dan keluarga mulai dari metabolisme tubuh, penurunan fungsi ginjal hingga gagal ginjal akut maupun kronis. Sehingga pasien mampu hidup dengan kualitas yang baik, dan dengan demikian memiliki angka harapan hidup yang lebih tinggi.
Tak hanya itu, layanan ini juga memberi solusi berupa unit hemodialisis bertaraf internasional yang dimanfaatkan traveler kesehatan, yang suka bepergian ke luar negeri. Sehingga mereka bisa tetap beraktivitas sambil menjalani pengobatan.
Selain layanan dialisis, klinik Geriatri berupa rehabilitasi dan psikiatri juga diresmikan. Serta layanan endoskopi (gastroscopy dan colonoscopy), yang juga menerima pasien BPJS Kesehatan.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
Terdepak dari Puncak Klasemen Liga Inggris, Bayang-bayang Kegagalan Juara di Akhir Musim kembali Menghantui Arsenal
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Profil Agnes Aditya Rahajeng, Pemenang Puteri Indonesia 2026
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
