Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 16 Februari 2018 | 16.35 WIB

Larangan Penggunaan Albothyl, Ini Bahayanya Menurut Dokter Gigi

drg. Rahajeng Widyaswari - Image

drg. Rahajeng Widyaswari

JawaPos.com - Para dokter gigi sudah tidak lagi merekomendasikan penggunaan policresulen yang dikenal di masyarakat dengan obat Albothyl. Pasalnya, policresulen memiliki efek samping yang berbahaya dalam penggunaannya.


"Kalo di pasaran itu yang mereknya Albothyl ya. Jadi kalau diaplikasikannya salah atau terlalu banyak bisa berbahaya," kata Dokter Gigi Penanggung Jawab The Clinic Beautylosophy, drg. Rahajeng Widyaswari kepada JawaPos.com, Jumat (16/2).


Meski tanpa tertelan (penggunaan luar), policesrulen bisa menyebabkan chemical burn atau luka bakar karena reaksi kimia. Sebab, konsentrasinya terlalu kuat dan membahayakan jaringan yang sehat.


"Kalau kena jaringan sehat justru membahayakan malah bikin jaringan sehat jadi mati. Luka bakarnya pun tergantung ringan sampai berat. Tergantung sejauh mana obat meresap," ungkap Rahajeng.


Menurutnya, para dokter gigi pun telah sepakat dengan BPOM yang melarang penggunaan Albothyl.


"Iya sudah tidak dianjurkan lagi. Tidak rekomen dan lebih baik ditarik saja," jelasnya.


Diketahui, policresulen adalah cairan obat luar 36 persen yang telah disetujui. Kemudian, policresulen dalam bentuk cairan obat luar konsentrat 36 persen tidak lagi direkomendasikan untuk digunakan pada sejumlah indikasi seperti bedah, dermatologi, otolaringologi, stomatologi, dan odontology. Salah satunya obat sariawan. Sebab efek sampingnya bisa menimbulkan chemical burn pada mucosa oral.

Editor: Fersita Felicia Facette
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore