
Ilustrasi
JawaPos.com - Pepaya adalah buah yang murah dan baik bagi kesehatan pencernaan. Pepaya juga sangat mudah diperoleh di pasar tradisional. Buah yang memiliki bahasa latin Carica Papaya ini biasa hidup di negara beriklim tropis seperti Indonesia, India, dan Brazil.
Di dalam 100 gram pepaya terkandung 43 kalori dan sumber vitamin C terbaik. Pepaya juga banyak mengandung folat yang baik bagi otak. Pepaya bisa dimakan langsung dengan tanpa kulit dan biji. Jika diolah, pepaya bisa dimakan menjadi salad atau es buah.
Pepaya bersifat antioksidan dan mengandung gizi esensial bagi tubuh. Akan tetapi ada kalanya tubuh harus membatasi atau menghindari mengonsumsi buah pepaya pada kondisi tertentu. Sedikitnya ada tujuh kondisi kapan saja tubuh harus membatasi dan menghindari makan buah pepaya seperti dilansir Boldsky, Senin (24/4).
1. Hamil
Pepaya terutama pepaya mentah atau pepaya muda dapat menyebabkan keguguran. Pepaya muda mengandung getah yang bisa memicu kontraksi.
2. Gangguan Pernapasan
Pepaya mengandung enzim Papain yang merupakan pemicu alergi (alergen) yang mengganggu sistem pernapasan. Hindari pepaya saat demam dan asma.
3. Batu Ginjal
Pepaya mengandung banyak vitamin C. Namun, terlalu banyak vitamin C dapat menyebabkan pembentukan batu ginjal di dalam tubuh.
4. Kesuburan Pria
Pepaya bila dikonsumsi dalam jumlah berlebihan berdampak pada sistem reproduksi. Hal ini mengurangi jumlah sperma pada pria. Pria yang ingin pasangannya hamil harus menahan diri dari tidak makan pepaya.
5. Masalah Gastrointestinal
Gejala gastrointestinal mungkin merupakan efek samping dari makan pepaya terlallu banyak. Ironisnya, enzim Papain bisa menyebabkan sakit perut bila dikonsumsi dalam jumlah besar. Karena itu, saat diare sebaiknya hindari pepaya.
6. Masalah Kulit
Jika kulit di telapak tangan berubah warna dan warnanya kuning kekuning-kuningan, bisa jadi itu karena penyakit kulit jinak karotenemia. Ini mungkin disebabkan oleh konsumsi pepaya yang berlebihan. Pepaya nengandung beta-karoten. Beta-karoten dalam jumlah berlebihan dapat menyebabkan perubahan warna kulit.
7. Gula Darah Rendah
Pepaya yang telah difermentasi bisa menurunkan kadar gula darah. Meskipun pepaya adalah buah yang sangat lezat dan sangat bergizi, seseorang dengan darah rendah harus berhati-hati saat mengonsumsinya. (cr1/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
