Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 17 Juli 2024 | 18.21 WIB

Suka Tidur dengan Lampu Menyala? Ini 4 Dampak Buruknya bagi Kesehatan

Ilustrasi orang Tidur. (Pexels) - Image

Ilustrasi orang Tidur. (Pexels)

JawaPos.com – Saat tidur di malam hari, sebagian orang ada yang memilih tidur dengan lampu redup atau gelap, dan ada juga yang memilih tidur dengan lampu menyala.

Mereka yang memilih tidur dengan menyalakan lampu umumnya karena takut dengan kondisi gelap. Di sisi lain, lampu yang dinyalakan ketika tidur rupanya dapat berdampak pada kondisi tubuh seseorang jika diabaikan dalam jangka panjang.

Dengan demikian, melansir dari laman SleepFoundation, Rabu (17/7), berikut adalah 4 dampak buruk tidur dengan lampu menyala pada kesehatan.

1. Masalah pada kesehatan jantung

Sebuah penelitian pada tahun 2022 menunjukkan bahwa cahaya redup sekalipun saat tidur dapat memengaruhi fungsi jantung.

Tidur dengan lampu menyala terbukti meningkatkan detak jantung dan risiko tekanan darah tinggi pada beberapa kelompok. Perubahan ini meningkatkan kemungkinan terkena penyakit jantung.

Diperlukan lebih banyak penelitian untuk memahami mengapa paparan cahaya berdampak besar pada kesehatan jantung.

Namun, dokter menyarankan orang-orang untuk dapat mengurangi risiko penyakit jantung dengan meminimalkan atau menghilangkan paparan cahaya di malam hari dan meningkatkan paparan sinar matahari di siang hari.

2. Risiko obesitas

Jenis paparan cahaya malam hari tertentu dikaitkan dengan penambahan berat badan atau obesitas. Menurut sebuah penelitian pada tahun 2019, wanita yang tertidur dengan televisi atau lampu menyala lebih mungkin mengalami obesitas dan berat badan terus bertambah.

Penggunaan cahaya biru (blue light) di malam hari juga dikaitkan dengan peningkatan risiko obesitas, tetapi tidur dengan lampu malam yang kecil atau lampu tidur tidak.

Diperlukan lebih banyak penelitian untuk memahami potensi hubungan antara obesitas dan tidur saat terkena cahaya buatan.

Namun, dokter menyarankan untuk mengurangi cahaya di malam hari sebanyak mungkin untuk menurunkan risiko penambahan berat badan dan obesitas.

3. Meningkatkan risiko diabetes

Sebuah penelitian pada tahun 2023 menemukan hubungan antara tidur dengan lampu menyala dan diabetes. Sebuah penelitian kecil menemukan bahwa resistensi insulin dapat meningkat ketika orang tidur dengan lampu menyala.

Editor: Setyo Adi Nugroho
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore