Ilustrasi: Menangis mungkin lebih identik dengan wanita./(Freepik)
JawaPos.com - Tangisan emosional telah lama dianggap sebagai fenomena unik manusia. Meskipun makhluk lain mungkin menitiskan air mata karena alasan fisiologis, tindakan menangis secara emosional tampaknya jadi hal eksklusif bagi manusia.
Tetapi mengapa kita menangis secara emosional, dan apakah itu memiliki tujuan di luar sekadar kebetulan evolusi? Penelitian terbaru menunjukkan bahwa menangis secara emosional memiliki manfaat kesehatan mental yang mendalam.
Melansir Verywell Mind, berikut manfaat menangis secara emosional bagi kesehatan mental:
1. Pengurangan Stres
Studi menunjukkan bahwa menangis secara emosional mungkin memainkan peran penting dalam pengurangan stres. Dengan mengeluarkan air mata, tubuh secara aktif mengeluarkan kortisol, hormon stres, sehingga mengurangi tingkatnya dalam tubuh.
Selain itu, tindakan menangis itu sendiri dapat memicu penurunan produksi kortisol dan zat-zat terkait stres lainnya. Hal ini secara kolektif berkontribusi pada penurunan tingkat stres secara keseluruhan.
2. Peningkatan Mood
Menangis secara emosional terkait dengan pelepasan hormon yang meningkatkan mood seperti oksitosin dan endorfin. Oksitosin mengembangkan rasa kesejahteraan dan koneksi dengan orang lain, sementara endorfin meningkatkan mood, meningkatkan harga diri, dan mengurangi stres dan kecemasan.
3. Pembebasan Dari Rasa Sakit
Tangisan secara emosional yang intens dapat memicu pelepasan opioid dalam tubuh, yang dikenal karena kemampuannya meredakan rasa sakit fisik. Namun, mereka juga berfungsi sebagai pengatur emosi, meredakan ketidaknyamanan emosional dan memberikan rasa lega.
4. Fungsi Sosial
Di luar efek fisiologisnya, menangis memiliki fungsi sosial penting. Air mata mengkomunikasikan kebutuhan akan empati dan kenyamanan, mendorong orang lain untuk memberikan dukungan. Koneksi sosial ini penting untuk kesejahteraan mental, mengurangi perasaan isolasi dan memberikan rasa dukungan komunal.
5. Pendinginan Otak
Menangis, terutama menangis dengan sangat keras, merangsang aliran darah ke otak dan meningkatkan laju pernapasan, membantu menurunkan suhu otak. Efek pendinginan ini dapat meningkatkan mood dan memberikan rasa lega, berkontribusi pada pengaturan emosi yang sangat baik baik bagi kesehatan mental.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
