Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 18 Maret 2024 | 18.36 WIB

Menjaga Kesehatan dan Suasana Hati Melalui Berkebun Meski Lahan Sempit, Simak 4 Tipsnya!

ilustrasi dua orang sedang berkebun. Sumber foto: Pexels/Greta Hoffman

JawaPos.com – Berkebun menjadi sarana untuk mendekatkan diri dengan lingkungan sekitar. Beberapa penelitian pun menyebutkan berkebun turut berperan dalam menjaga kesehatan badan dan mengubah suasana hati jadi lebih bahagia.

Berkebun mendatangkan banyak manfaat. Selain sebagai sarana rekreasi untuk terlepas dari penatnya rutinitas sehari-hari, tanaman hijau memberikan kesan sejuk dan tentunya membuat udara di lingkungan rumah terasa lebih segar.

Berkebun di tengah minimnya lahan terutama di wilayah perkotaan dan pemukiman padat, menjadi tantangan tersendiri untuk  memutar otak memanfaatkan lahan yang dimiliki.

Dikutip dari Laman DLH semarang kota (18/03) berikut beberapa trik pemanfaatan lahan sempit untuk berkebun.

  1. Hidroponik

Cara pertama adalah dengan hidroponik. Hidroponik adalah menanam tanaman tanpa menggunakan media tanah, sehingga meskipun lahannya sempit bisa dimanfaatkan untuk menanam dengan cara hidroponik.

Tanaman yang dihasilkan dengan cara hidroponik tersebut lebih melimpah dan juga lebih segar. Media yang bisa dimanfaatkan untuk menanam dengan cara hidroponik ini adalah botol plastik, pipa paralon dan masih banyak lagi lainnya.

Contoh menanam dengan cara hidroponik menggunakan pipa paralon adalah pipa tersebut dilubangi kemudian di dalam paralon tersebut diisi dengan tanaman.

  1. Tabulampot

Cara yang kedua adalah menggunakan metode tabulampot. Tabulampot adalah singkatan dari tanaman buah dalam pot. Tentunya metode ini tidak asing lagi sebab sudah banyak yang masyarakat yang mempraktekkannya di rumah masing-masing, tidak hanya di kota besar namun juga di pedesaan.

Memanfaatkan media tanam yang bisa digunakan dalam metode tabulampot adalah yang bisa menyimpan air dan bisa digunakan sebagai pemasok nutrisi dalam tanaman. Media yang cocok digunakan untuk media tanam adalah tanah yang dicampur dengan kompos dan sekam.

Perbandingannya adalah 1:1:1. Supaya maksimal dalam penanaman disarankan menggunakan pot dengan bahan tanah liat.

  1. Vertikultur

Cara ketiga untuk berkebun selanjutnya adalah menggunakan metode vertikultur. Metode ini berguna untuk membudidayakan tanaman yang umurnya tidak panjang seperti sayuran sawi, kangkung, seledri, pakcoy dan masih banyak lagi lainnya.

Sesuai dengan namanya metode ini menggunakan bentuk vertikal, sehingga tidak membutuhkan lahan yang luas untuk menanam tanaman tersebut. Modelnya pun beragam mulai dari gantung, tempel, tegak hingga rak.

Modal yang harus dikeluarkan untuk menanam dengan model ini pun tidak terlalu banyak sebab media yang digunakan bisa menggunakan bahan bekas.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore