Ilustrasi: FOMO, perilaku psikologis yang muncul di era media sosial dan perkembangan platform digital.
JawaPos.com - Fenomena FOMO (Fear of missing out) atau memiliki rasa takut ketinggalan seringkali dialami oleh gen z, yang dimana jika hal ini berlebihan maka akan dapat menyebabkan stres.
Dikutip dari Health Shots, psikolog Dr Yuvraj Pant, yang menjelaskan bahwa rasa takut ketinggalan adalah jenis ketakutan, di mana seseorang selalu khawatir kehilangan barang favoritnya, baik itu pekerjaan, persahabatan, atau hubungan.
Berikut cara agar terhindar dari FOMO:
Platform media sosial dapat menjadi tempat munculnya rasa FOMO, yang membuat sebagian orang mungkin berpikir bahwa kehidupan orang lain lebih baik daripada kehidupan diri sendiri.
Tetapkan waktu tertentu dalam sehari untuk memeriksa akun dan secara bertahap mengurangi keseluruhan waktu yang dihabiskan saat online.
FOMO sering kali berasal dari rasa takut ditinggalkan atau terputus dari lingkaran sosial. Untuk mengatasinya, berusahalah untuk tetap terhubung dengan teman-teman di kehidupan nyata dengan merencanakan pertemuan.
FOMO dapat dipicu oleh kurangnya rasa percaya diri dan kebutuhan terus-menerus akan validasi eksternal, berusahalah untuk membangun harga diri dengan mengakui kekuatan dan pencapaian
Seringkali, FOMO muncul dari ekspektasi tidak realistis yang ditetapkan oleh norma masyarakat atau standar media sosial.
Pahami bahwa apa yang ditampilkan secara online mungkin tidak mencerminkan realitas kehidupan orang lain secara utuh dan menyadari bahwa hidup ada pasang surutnya.
Berfokus pada momen saat ini dan menemukan kegembiraan dalam pengalaman sehari-hari adalah penangkal ampuh terhadap FOMO.
Dengan ini, kita akan dapat menikmati hidup sepenuhnya, yang terbukti lebih baik untuk pertumbuhan diri sendiri.
Rasa syukur adalah alat yang ampuh dalam memerangi FOMO, renungkan secara teratur aspek-aspek positif dalam hidup dan ungkapkan rasa syukur atas aspek-aspek tersebut.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
Persebaya Surabaya Cetak Prestasi! Masuk 8 Klub Indonesia Lolos Lisensi AFC Champions League Two Tanpa Syarat
10 Rekomendasi Bubur Ayam Paling Favorit di Surabaya, Terkenal Lezat dan Jadi Langganan Pecinta Kuliner Pagi
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
