Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 28 Oktober 2023 | 03.34 WIB

Pasutri Baru Wajib Tahu! Pahami Cara-cara Bijak Menghadapi Depresi Pasca Persalinan

 

5 Cara bijak menghadapi depresi pasca persalinan.

JawaPos.Com - Menjadi ibu baru membawa kebahagiaan tak terkira bagi pasangan suami istri.

Namun tak bisa dipungkiri pula, ada saat-saat sulit yang menyertai kebahagiaan menjadi ibu baru.

Saat memutuskan menjadi ibu, Anda perlu tahu bahwa tekanan emosional, kesedihan, atau kecemasan setelah melahirkan benar-benar nyata.

Meski demikian, Anda tidak sendirian dan tak perlu khawatir, Mari kita temukan bersama cara-cara bijak untuk mengatasi perasaan-perasaan depresi pasca melairkan.

Dilansir dari Health Shots, Jumat (27/10), depresi pasca persalinan merupakan suatu kondisi kesehatan mental yang menyerang individu, terutama ibu yang baru saja melahirkan.

Dikatakan dr Imraan Noorani , konsultan psikolog di Pusat Perkembangan Anak, Rumah Sakit Sir Ganga Ram, New Delhi, "Depresi pascapersalinan ditandai dengan perasaan sedih, cemas, dan tekanan emosional yang terus-menerus."

"PPD juga dapat bermanifestasi sebagai perubahan nafsu makan, gangguan tidur, dan kesulitan berkonsentrasi. Hal ini berbeda dengan 'baby blues', yaitu perubahan suasana hati yang lebih ringan dan berlangsung singkat yang dialami banyak ibu baru. PPD adalah kondisi yang lebih parah dan bertahan lama, biasanya berlangsung selama berminggu-minggu atau bahkan berbulan-bulan jika tidak ditangani,”jelasnya.

Penyebab pasti depresi pascapersalinan sangatlah kompleks dan sering kali melibatkan kombinasi faktor biologis, psikologis, dan sosial, jelas dr Noorani.

Lantas, bagaimana mempersiapkan diri menghadapi depresi pasca persalinan?

Menurut saran dr Imraan Noorani , konsultan psikolog di Pusat Perkembangan Anak, Rumah Sakit Sir Ganga Ram, New Delhi, salah satunya yakni mengedukasi diri sendiri, diantaranya yakni dengan cara-cara berikut.

1. Pelajari gejala PPD untuk mengenalinya sejak dini.

2. Kembangkan jaringan teman, keluarga, dan profesional kesehatan yang dapat menawarkan dukungan emosional dan praktis.

3. Luangkan waktu untuk aktivitas yang meningkatkan kesejahteraan mental dan fisik.

4. Terbukalah dengan pasangan dan penyedia layanan kesehatan Anda tentang perasaan dan kekhawatiran Anda.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore