
Ilustrasi minuman kopi untuk menemani kerja di malam hari. (Pixabay)
JawaPos.com - Kafein yang terkandung dalam kopi diyakini bisa membantu tetap mata tetap terjaga saat begadang. Bagi orang-orang yang suka begadang, kopi menjadi salah satu minuman favorit menemani mereka beraktivitas di malam hari hingga pagi.
Begadang memang menjadi solusi untuk menyelesaikan saat menghadapi pekerjaan menumpuk. Para mahasiswa, pekerja kantor, pekerja pabrik, maupun pekerja lepas mungkin sering merasakan hal tersebut.
Dikutip dari halodoc, idealnya orang yang bekerja itu memiliki waktu delapan sampai sembilan jam dalam sehari. Saat lembur, tanpa sadar bakal memaksakan diri secara fisik dan mental untuk tetap bisa berkonsentrasi dalam bekerja.
Mengkonsumsi kafein yang terdapat dalam kopi ataupun minuman berenergi sifatnya hanya untuk memompa semangat sementara waktu. Namun, tidak bisa menghilangkan kelelahan dalam tubuh.
Berikut dampak begadang bagi tubuh.
1. Insomnia
Saat begadang, kamu memaksakan dirimu untuk tetap terjaga. Akibatnya, jam tidurmu jadi terganggu dan sulit mendapatkan tidur yang berkualitas.
2. Kecanduan stimulan
Kebiasaan minum kafein dan merokok untuk mengusir kantuk merupakan hal yang menyebabkan kecanduan stimulan. Hal ini membuat mudah cemas dan gangguan tidur.
3. Gangguan pencernaan
Kebanyakan orang lembur memiliki jam makan yang tidak teratur. Menurut sejumlah study, hal ini memicu banyak gangguan pecernaan, seperti sakit perut, mual, diare, konstipasi, dan heartburn.
4. Penyakit jantung
Menurut American Journal of Epidemiology, Bekerja lembur dapat meningkatkan resiko penyakit jantung hingga 80 persen.
Selain itu, menurut Dr Marianna Virtanen bahwa orang yang sering lembur rentan mengalami stres, tekanan darah tinggi, dan diet tidak sehat, sehingga mentebabkan masalah jantung.
5. Diabetes
Hal ini disebabkan karena saat lembur cenderung mengkonsumsi makanan manis, makanan tidak teratur, dan kurang berolahraga yang menyebabkan diabetes.
6. Obesitas
Hal ini dipicu juga karena kurangnya mengontrol nafsu makanan, dan kurangnya berolahraga.
7. Depresi
Sebuah penelitian di Inggris yang melibatkan 2.123 pegawai sipil menunjukkan bahwa, mereka yang bekerja setiap hari dalam waktu minimal 11 jam berpeluang mengalami depresi daripada pekerja yang bekerja delapan jam.
8. Kesuburan menurun
Para pria yang sering bekerja lembur juga beresiko mengalami berbagai gangguan kesuburan. Seperti, kemandulan, disfungsi ereksi, menurunya sperma, dan menurunnya gairah seksual.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
