Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 24 April 2017 | 22.00 WIB

Tujuh Kondisi Ini Bikin Seseorang Wajib Batasi Makan Pepaya

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Pepaya adalah buah yang murah dan baik bagi kesehatan pencernaan. Pepaya juga sangat mudah diperoleh di pasar tradisional. Buah yang memiliki bahasa latin Carica Papaya ini biasa hidup di negara beriklim tropis seperti Indonesia, India, dan Brazil.

Di dalam 100 gram pepaya terkandung 43 kalori dan sumber vitamin C terbaik. Pepaya juga banyak mengandung folat yang baik bagi otak. Pepaya bisa dimakan langsung dengan tanpa kulit dan biji. Jika diolah, pepaya bisa dimakan menjadi salad atau es buah.

Pepaya bersifat antioksidan dan mengandung gizi esensial bagi tubuh. Akan tetapi ada kalanya tubuh harus membatasi atau menghindari mengonsumsi buah pepaya pada kondisi tertentu. Sedikitnya ada tujuh kondisi kapan saja tubuh harus membatasi dan menghindari makan buah pepaya seperti dilansir Boldsky, Senin (24/4).

1. Hamil
Pepaya terutama pepaya mentah atau pepaya muda dapat menyebabkan keguguran. Pepaya muda mengandung getah yang bisa memicu kontraksi.

2. Gangguan Pernapasan
Pepaya mengandung enzim Papain yang merupakan pemicu alergi (alergen) yang mengganggu sistem pernapasan. Hindari pepaya saat demam dan asma.

3. Batu Ginjal
Pepaya mengandung banyak vitamin C. Namun, terlalu banyak vitamin C dapat menyebabkan pembentukan batu ginjal di dalam tubuh.

4. Kesuburan Pria
Pepaya bila dikonsumsi dalam jumlah berlebihan berdampak pada sistem reproduksi. Hal ini mengurangi jumlah sperma pada pria. Pria yang ingin pasangannya hamil harus menahan diri dari tidak makan pepaya.  

5. Masalah Gastrointestinal
Gejala gastrointestinal mungkin merupakan efek samping dari makan pepaya terlallu banyak. Ironisnya, enzim Papain bisa menyebabkan sakit perut bila dikonsumsi dalam jumlah besar. Karena itu, saat diare sebaiknya hindari pepaya.

6. Masalah Kulit
Jika kulit di telapak tangan berubah warna dan warnanya kuning kekuning-kuningan, bisa jadi itu karena penyakit kulit jinak karotenemia. Ini mungkin disebabkan oleh konsumsi pepaya yang berlebihan. Pepaya nengandung beta-karoten. Beta-karoten dalam jumlah berlebihan dapat menyebabkan perubahan warna kulit.

7. Gula Darah Rendah
Pepaya yang telah difermentasi bisa menurunkan kadar gula darah. Meskipun pepaya adalah buah yang sangat lezat dan sangat bergizi, seseorang dengan darah rendah harus berhati-hati saat mengonsumsinya. (cr1/JPG)

Editor: Muhammad Syadri
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore