Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 11 April 2017 | 21.49 WIB

Begini Dampak Siraman Air Keras Bagi Manusia

Ilustrasi - Image

Ilustrasi

JawaPos.com - Serangan air keras menjadi satu simbol motif dendam seseorang kepada korbannya. Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadi salah satu dari sekian banyak korban serangan tersebut. Lalu secara medis apa sebetulnya air keras itu?


Pakar Kesehatan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Saptawati Bardosono menjelaskan, air keras memiliki istilah kimian yakni asam sulfat atau H2SO4. Air keras bersifat korosif keras


"Artinya akan merusak terutama jaringan lunak. Seperti kulit jaringan dan otot," tegasnya kepada JawaPos.com, Selasa (11/4).


Menurut Saptawati, biasanya air keras dijual bebas di toko bahan kimia. Akan tetapi pembeliannya harus jelas peruntukannya. Jenis bahan kimia ini sering digunakan untuk tujuan penelitian. "Dan harus jelas peruntukkannya karena termasuk bahan berbahaya," jelasnya.


Tak ada toleransi dosis sedikitpun bila seseorang terkena air keras. Dosis kecil pun sudah melukai korbannya. Bila terkena kulit, selain panas juga sakit karena terjadi luka bakar akibat zat kimia.


"Wah karena sifatnya asam keras maka sedikit saja sudah dapat menimbulkan efek luka bakar. Makanya saat digunakan untuk praktek laboratorium para mahasiswa diberi peringatan dan gunakan pelindung. Karena ini zat kimia berbahaya," jelas Saptawati. (cr1/JPG)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore