
Ilustrasi: mimisan
JawaPos.com - Mimisan. Penyakit tersebut bisa menyerang semua umur. Baik anak-anak, dewasa, hingga orang tua. Mimisan sering kali menyerang seeorang tanpa ada peringatan.
Baru-baru ini penelitian di American Academy of Otolaryngology-Head and Neck Surgery mengungkapkan bahwa Mimisan dapat terjadi pada usia berapapun, namun lebih sering terjadi pada anak-anak berusia dua sampai 10 tahun. Sementara pada orang dewasa berusia 50 sampai 80 tahun.
Perlu diketahui, hidung merupakan bagian tubuh yang di dalamnya terdapat banyak pembuluh darah yang mudah patah dan berdarah. Sementara Mimisan umumnya terjadi ketika bulan-bulan musim dingin. Ketika kondisi kering, udara di dalam hidung membuat selaput lendir yang menyebabkan jalur hidung tersumbat dan retak, sehingga dapat menyebabkan pendarahan.
Mimisan bisa dikatakan bukan penyakit serius. Pengidap mimisan hanya perlu tahu bagaimana cara mengurusnya dengan baik dan kapan harus mencari pertolongan medis.
Mimisan sendiri ada dua jenis, yakni posterior dan anterior. Mimisan anterior melibatkan pembuluh darah kecil di bagian depan hidung. Mimisan ini bisa diobati sendiri. Sementara posterior melibatkan pembuluh darah yang lebih besar jauh di dalam rongga hidung dan bisa lebih bermasalah karena pendarahan bisa sangat banyak dan sulit dihentikan. Mimisan ini hampir selalu membutuhkan intervensi medis.
"Secara keseluruhan, mimisan anterior jauh lebih umum daripada posterior," kata Shaunda Rodriguez, DO, ahli bedah telinga, hidung, dan tenggorokan/kepala dan leher sebagaimana dikutip dari health.com, Senin (11/12).
Nah, berikut ini merupakan cara menghentikan mimisan:
Mimisan bisa dihentikan dengan langkah sederhana di rumah. Pertama, tetap tenang agar tidak memperburuk pendarahan. Kemudian miringkan kepala sedikit ke depan, bukan ke belakang. Cubit bagian ujung dan bagian bawah hidung dengan menggunakan ibu jari dan jari telunjuk. Dr. Rodriguez menyarankan untuk memencetnya selama lima menit. Jika pendarahan belum hilang, lanjutkan lima sampai 10 menit lagi.
Setelah pendarahan berhenti, selanjutnya bisa mencoba semprotan hidung dekongestan untuk mengencangkan pembuluh darah di hidung. Pastikan untuk mendapatkan izin dokter terlebih dulu untuk ini.
Beberapa orang dengan tekanan darah tinggi sebaiknya tidak menggunakan obat-obatan yang menyempitkan pembuluh darah karena bisa menaikkan tekanan darah.
Sementara untuk mencegah mimisan yang rawan terjadi saat cuaca dingin, Anda bisa menggunakan semprotan garam ditambah humidifier di malam hari untuk menjaga kelembaban membran hidung agar tidak pecah dan berdarah.
Dr. Rodriguez tidak merekomendasikan menggunakan petroleum jelly di hidung. "Dalam kasus yang jarang terjadi, mimisan dapat menyebabkan penyumbatan ke paru-paru, menyebabkan peradangan. Sebagai gantinya, cobalah gel saline over-the-counter atau berkonsultasilah dengan dokter Anda tentang resep salep antibiotik," katanya.
Dokter spesialis telinga, hidung, dan tenggorokan tersebut juga merekomendasikan untuk memotong kuku anak-anak untuk menghindari mimisan mimetik. Dia juga menyarankan untuk berhenti merokok, karena asap dapat membuat hidung kering dan mengiritasi hidung.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
