
Penampakan Kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi-551 di Dermaga 107 Tanjung Priok, Jakarta, Jumat (18/9/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - TNI AL menyiapkan Kolonel Laut (P) Mochamad Fuad Hasan untuk menjadi komandan kapal induk pertama Indonesia. Alumni Akademi Angkatan Laut (AAL) 2002 itu sudah mengikuti pelayaran Kapal Induk Giuseppe Garibaldi dari Italia sampai ke Indonesia.
Sebagai salah seorang perwira menengah (pamen) TNI AL, Kolonel Fuad mengaku tidak percaya mendapatkan amanah menjadi calon komandan kapal induk pertama di jajaran armada KRI milik Angkatan Laut Indonesia. Menurut dia, itu adalah kepercayaan besar dari institusi dan negara.
”Sangat tidak terbayangkan saya diberikan kepercayaan dan kehormatan dari Angkatan Laut untuk jadi calon komandan kapal induk pertama,” kata dia kepada awak media pada Jumat (18/9).
Fuad menyampaikan hal itu setelah lebih kurang sebulan berlayar dari Italia sampai ke Jakarta. Bersama Kapal Induk Giuseppe Garibaldi dan kru kapal induk tersebut, dia tiba di Dermaga 107, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara (Jakut) pagi tadi. Dia dikalungi bunga saat tiba di dermaga tersebut.
Kepada awak media, Fuad menyatakan bahwa sejak berpangkat letnan dua (letda), dia tidak pernah membayangkan Indonesia akan memiliki kapal induk. Terlebih, dirinya yang kini dipercaya untuk menjadi calon komandan kapal induk pertama Indonesia.
”Saya kan lulusan Akademi Angkatan Laut 2002, angkatan 48, mungkin tidak terbayang pada saat itu saya letda, Angkatan Laut punya kapal induk,” ujarnya.
Dalam pelayaran dari Italia ke Indonesia, Fuad menjadi salah seorang dari 100 prajurit TNI AL yang ikut berlayar dan mengawaki kapal induk tersebut. Tidak hanya melakukan perjalanan, dia mengaku banyak belajar selama pelayaran dilakukan melalui beberapa perairan internasional.
Fuad mengungkapkan bahwa pelayaran Kapal Induk Giuseppe Garibaldi melakukan pelayaran dari Italia ke Indonesia dengan menggunakan konsep joint crew. Para prajurit TNI AL bersama pengawak kapal induk dari Italia berbagi tugas selama pelayaran berlangsung.
”Kami juga mengawaki kapal ini menempati penjagaan, memasak, bekerja setiap hari sesuai bidang, departemen, divisinya masing-masing,” ujarnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Kamera Pengintai Identifikasi 19 Macan Tutul Jawa Beserta Rantai Makanannya di TNBTS
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Ditjen Dukcapil Kemendagri Perbarui Aplikasi Identitas Kependudukan Digital
4 Tips Komunikasi Untuk Kepribadian Introvert Agar Pandai Bicara dengan Orang Lain Menurut Psikologi
Shin Tae-yong Absen saat Persija lawan Persebaya karena Terdiagnosis Flu Tipe A
Prediksi Skor Cagliari vs Frosinone: Canarini Bidik Akhiri Kutukan 13 Tahun
Prediksi Skor Persita Tangerang vs Isenmulang: Pendekar Cisadane Bidik Pesta 3 Gol
Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022