
Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (Istimewa)
JawaPos.com – Ketika ditanya bagaimana Indonesia bisa menjadi kekuatan yang lebih diperhitungkan di kawasan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) justru tidak memulai jawabannya dari kapal perang atau persenjataan. Ia memulai dari ekonomi.
Menurut AHY, kekuatan pertahanan sebuah negara pada akhirnya bertumpu pada kemampuan ekonominya. Semakin kuat fondasi ekonomi nasional, semakin besar kemampuan negara membangun teknologi, industri strategis, dan alat utama sistem persenjataan secara mandiri.
“Ekonomi kita harus tumbuh dengan baik. Karena dengan ekonomi yang tumbuh, kita punya kemampuan yang lebih besar untuk memajukan alutsista dan memajukan sumber daya manusia pertahanan kita,” ujarnya saat berkunjung ke Akademi Angkatan Laut di Surabaya.
Baca Juga:Buntut 3 Peserta Tewas, Koalisi Minta Latsarmil Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Dihentikan
AHY menilai Indonesia harus terus memperkuat kemandirian teknologi pertahanan tanpa menutup diri dari kerja sama internasional.
Menurutnya, kerja sama dengan negara-negara yang lebih maju perlu dimanfaatkan untuk mempercepat transfer pengetahuan dan teknologi.
“Kita tidak perlu malu bekerja sama dengan negara lain. Tetapi semangat akhirnya harus sama, yaitu kita memiliki kemampuan teknologi itu sendiri,” katanya.
AHY menyebut sejumlah langkah yang perlu terus diperkuat, mulai dari transfer of knowledge, transfer of technology, joint research hingga joint production.
Ia juga menegaskan bahwa pembangunan kekuatan maritim tidak hanya berbicara tentang kapal perang dan personel Angkatan Laut. Di belakangnya terdapat ekosistem besar yang harus dibangun secara simultan, mulai dari pelabuhan, industri galangan kapal, jalur logistik laut, hingga pengembangan ekonomi biru.
Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, Indonesia memiliki peluang besar menjadikan sektor maritim sebagai salah satu mesin pertumbuhan ekonomi nasional.
Karena itu, menurut AHY, pembangunan ekonomi dan pembangunan pertahanan tidak boleh dipandang sebagai dua agenda yang terpisah.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Soal Penolakan Pembangunan Gereja di Citraland, Wali Kota Eri: Tidak Sesuai Site Plan
Prediksi Skor Singapura vs Thailand: Ilhan Fandi Jadi Ancaman, Tuan Rumah Bisa Bikin Kejutan
Prediksi Skor Sabah FC vs Persib Bandung: Pangeran Biru Bidik Puncak Dewata Challenge Series 2026
Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kasus Penjahit Rasis Bali Kembali Diperbincangkan, Diduga Ada Intimidasi Saat Audiensi
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Pembangunan Gereja di Citraland Surabaya Ditolak Warga, Ternyata karena salah soal Perizinannya
Jadwal Siaran Langsung Sabah FC vs Persib Bandung di Dewata Challenge Series 2026: Live di Indosiar
5 Weton Aras Kembang yang Bisa Memikat Lawan Jenis karena Kharismatik danMempesona Menurut Primbon Jawa
