Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 27 Mei 2025 | 00.56 WIB

Komisi I DPR Bahas Insiden Ledakan Amunisi Kedaluwarsa di Garut Bersama Panglima TNI dengan Rapat Tertutup

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengikuti rapat kerja bersama Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (30/4/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com) - Image

Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengikuti rapat kerja bersama Komisi I DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (30/4/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

JawaPos.com - Komisi I DPR menggelar rapat tertutup bersama Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto dan jajaran. Salah satu agenda dalam rapat tersebut membahas insiden ledakan amunisi kedaluwarsa yang menewaskan 13 orang di Garut, Jawa Barat (Jabar) pada 12 Mei lalu.

”Salah satu yang dibahas (dalam rapat bersama Komisi I DPR) tadi adalah peledakan (amunisi kedaluwarsa) di Garut. Sudah saya sampaikan bahwa prosedur untuk peledakan sudah dilaksanakan sesuai dengan SOP,” kata Jenderal Agus saat diwawancarai awak media usai rapat tersebut pada Senin sore (26/5). 

Menurut Agus, prosedur dan SOP perjalanan dari setiap jenjang. Mulai kodam, Mabes TNI AD, hingga Mabes TNI dan Kementerian Pertahanan (Kemenhan). Demikian pula saat pemusnahan amunisi apkir itu berlangsung, prosedur dan SOP ketat kembali dijalankan. Agus mengakui amunisi kedaluwarsa memang sangat sensitif.

”Kalau amunisi atau detonator yang sudah expire, dia itu sensitif ya. Sensitif terhadap gerakan, gesekan, kemudian juga terhadap cahaya. Sehingga memang sangat mudah untuk menimbulkan ledakan,” imbuhnya. 

Karena amunisi tersebut sensitif, lanjut Agus, perlu perlakuan khusus dan kehati-hatian dalam menangani amunisi kedaluwarsa tersebut, termasuk saat proses pemusnahan. Hal itu yang nantinya akan menjadi koreksi bagi TNI. Mereka tidak ingin hal serupa terjadi lagi.

”Memang yang tadi saya sampaikan, amunisi yang sudah expire itu memang mudah meledak, sehingga memang harus hati-hati dan memang ini jadi masukan buat kami. SOP-nya nanti akan kita ubah, supaya personel yang melaksanakan pemusnahan itu bisa aman. Kami koreksi ke dalam. Semoga tidak akan terjadi,” ujarnya. 

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore