
Sejumlah warga menaiki kendaraan tempur TNI dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Lapangan Silang Monumen Nasional (Monas), Gambir, Jakarta, Sabtu (5/10/2024). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - HUT TNI yang diperingati secara meriah di Silang Monas Jakarta pada Sabtu (5/10) lalu, selain menampilkan atraksi ratusan ribu prajurit juga menampilkan ketanggunghan alat utama sistem persenjataan (alutsista).
Dari 1.059 unit alutsista yang ditampilkan oleh ketiga matra TNI, ada sejumlah alutsista buatan PT Pindad. Di antaranya Medium Tank Harimau, Pandur 8x8, Anoa, Komodo, dan Maung MV3. Khusus Maung, sudah dilengkapi dengan senjata SM3-A1 kaliber 7,62 milimeter serta SM5-A1 kaliber 12,7 milimeter pada Maung MV3 mobile jammer.
Direktur Utama PT Pindad Abraham Mose mengatakan, pengadaan alutsista dari PT Pindad menunjukkan kepercayaan besar Kemhan dan TNI kepada produk buatan industri pertahanan (inhan) dalam negeri. Apalagi tidak hanya dipakai untuk mendukung pelaksanaan tugas, alutsista buat PT Pindad turut dikerahkan oleh TNI dan Kemhan dalam acara puncak peringatan HUT ke-79 TNI di Lapangan Silang Monas.
"Pada HUT ke-79 TNI, PT Pindad bisa menampilkan produk-produk yang luar biasa. Mulai dari kendaraan tempur, kendaraan taktis, kendaraan operasi, dan senjata. PT Pindad mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan," ungkap Abraham Mose dalam keterangan resmi yang diterima oleh JawaPos.com pada Senin (7/10).
Sebelumnya, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Hariyanto mengungkapkan, modernisasi TNI terus berlangsung di berbagai aspek. Termasuk modernisasi alutsista. Saat ini pemerintah melalui Kemhan terus menambah dan memperbarui alutsista TNI.
Menurut dia, TNI di bawah komando Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto terus berbenah diri. ”Modernisasi TNI itu sekarang kami terus berbenah dengan kemampuan anggaran yang dimiliki oleh TNI,” kata dia.
TNI bangga, karena saat ini semakin banyak alutsista yang dibuat oleh perusahaan industri pertahanan dalam negeri. ”Kita harus berbangga bahwa banyak yang sudah dibuat oleh anak bangsa dan kita kemarin sudah sama-sama menyaksikan mendapat bantuan dari Kemhan untuk tiga matra,” kata dia.
Belum lama ini, Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Muhammad Herindra memang menyerahkan ratusan alutsista baru untuk TNI. Terdiri atas berbagai kendaraan tempur (ranpur) buatan dalam negeri serta kendaraan taktis (rantis) yang juga dibuat oleh anak-anak bangsa. Termasuk di antaranya Medium Tank Harimau yang dikembangkan dan diproduksi secara langsung oleh PT Pindad di Bandung, Jawa Barat.
”Untuk pembaruan-pembaruan yang kami miliki saat ini, mungkin lambat laun kami akan terus menggunakan produksi dalam negeri untuk (meningkatkan) profesionalisme prajurit kita,” ujar jenderal bintang dua TNI AD itu.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
