
Dua warga Pekanbaru yang berniat gabung ISIS, saat tiba di bandara SSK II Pekanbaru setelah dideportasi Singapura
Jawapos.com - Belakangan kian marak warga negara Indonesia menjadi pengikut ISIS atau Negara Islam Irak dan Suriah. Namun kebanyakan yang terpengaruh bukanlah karena ditemui secara langsung, tapi dipengaruhi melalui media sosial.
Ini dibenarkan oleh Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Anton Charliyan. Contohnya adalah kasus dua warga Pekanbaru yakni FR (30) dan RZ (26), yang dicegat kepolisian Singapura saat pemeriksaan.
"Mereka itu dirayu melalui Facebook, jadi memang tidak secara langsung," katanya di Mabes Polri, Rabu (11/11).
Lalu untuk salah satu pejabat Batam, Dwi Djoko Wiwoho yang hingga saat ini belum diketahui di mana keberadaannya dan diduga telah bergabung dengan ISIS juga diperkirakan dihasut via media sosial.
Seperti yang disampaikan oleh Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Pol Suharsono, ditemukan sejumlah pesan di Facebook Djoko yang mengisyaratkan dirinya bergabung ISIS.
Sehingga tidak menutup kemungkinan yang mengajak dirinya dengan ISIS adalah orang melalui media sosial. "Sampai saat ini masih diselidiki," ucap Anton lagi.
Sebelumnya diketahui Kapolri Jenderal Badrodin Haiti mengatakan, sedikitnya 185 orang WNI terdata secara by name by address yang bergabung dengan ISIS di Suriah.
Dari 185 orang itu, 33 orang diantaranya meninggal, 11 orang kembali ke Indonesia, dan 39 orang ditangkap. Selebihnya masih di Suriah. Sementara WNI yang tidak terdeteksi atau tidak terdata antara 600-700 orang.(elf/JPG)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
