Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 30 September 2015 | 20.45 WIB

KemenPAN RB Verifikasi Honor K2, Uji Petik atau Cek Turun Lapangan

PNS saat mengikuti upacara - Image

PNS saat mengikuti upacara

JawaPos.Com -  Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), memutuskan akan memverifikasi ulang  data 440 ribu honorer daerah (Honda K2). Alasan utama kata Karo Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian PAN RB Herman Suryatman, untuk menghindari honorer siluman seperti yang terjadi di Honda K1.



"Jangan sampai honorer K2 yang  diverifikasi tahun 2013, ada yang wafat atau  berhenti  bekerja,’’ ujar Herman saat ditemui di KemenPAN RB, Jakarta, Rabu (30/9).



Metode verifikasi dan validasi ada dua opsi. Pertama, melalui uji petik, akan dipilih daerah tertentu. Atau  opsi kedua,  akan menurunkan tim ke lapangan untuk mengecek ulang semua data.



"Keduanya ada untung rugi. Kalau uji petik, lebih hemat anggaran tapi tidak semua data terjangkau. Sedang kalau turun lapangan, semua data terjangkau tapi anggarannya besar,’’ tuturnya.



Seperti dikehaui, untuk memverifikasi ulang  440 ribu eks honorer K2 tersebut pemerintah menghabiskan uang negara sebesar Rp 16,4 Miliar. (had/jpg)

Editor: Idham
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore