Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 22 September 2015 | 15.58 WIB

Bulog Ancang-Ancang Mengimpor Beras agar Masyarakat Tenang

Beras di gudang Bulog. - Image

Beras di gudang Bulog.

JawaPos.Com - Direktur Utama Bulog Djarot Kusumayakti menyatakan bahwa pemerintah memang harus mewaspadai faktor alam yang bisa mempengaruhi produksi padi. Sebab, setelah Indonesia menghadapi El Nino yang menyebabkan kemarau panjang, ada kemungkinan bakal diikuti La Nina yang memicu curah hujan lebat.





Dua-duanya bakal mengganggu siklus produksi padi. "Jadi ada ancaman dua cuaca ekstrem yang kita hadapi," ucapnya usai rapat di rumah dinas Wakil Presiden Jusuf Kalla, Senin (21/9) petang.



Menurut Djarot, opsi impor beras memang bisa dilakukan untuk menjaga stok beras agar bisa mencukupi kebutuhan masyarakat dengan harga terjangkau. Karena itu, jika pemerintah sudah resmi memutuskan impor beras, Bulog siap melaksanakan secepatnya.



"Yang penting bisa memberi ketenangan pada masyarakat (dari ancaman krisis pangan)," ujarnya.



Sementara itu, Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan, pihaknya masih terus memantau produksi padi di sentra-sentra pertanian. Dia menyebut, program penyakuran 21 ribu pompa air cukup berhasil membantu petani melewati kemarau panjang kali ini.



"Tapi, El Nino tahun ini memang lebih kuat dari El Nino 1998," katanya.



Dalam catatan Kementerian Pertanian, Indonesia memang pernah dilanda El Nino yang memicu kemarau panjang pada 1998. Akibatnya, ketika itu pemerintah harus mengimpor 1,7 juta ton beras untuk memenuhi kebutuhan hingga akhir tahun.



Namun, untuk tahun ini dia menilai stok beras di Bulog maupun di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC) masih bisa mencukupi kebutuhan hingga 6 bulan ke depan. "Jadi kalau soal impor, nanti kita pantau lagi," ucapnya.(owi/JPG)

Editor: Ayatollah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore