Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 10 Desember 2016 | 22.17 WIB

DPR Minta TNI/Polri Selidiki Ormas yang Terkait ISIS

Bendera ISIS - Image

Bendera ISIS

JawaPos.com - Kelompok radikal Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) dikabarkan sedang mmbangun kekuatan di wilayah Asia Tenggara.



Anggota Komisi I DPR Supiadin Aries Saputra menduga organisasi masyarakat (ormas) di Indonesia saling memiliki keterkaitan dengan gerakan radikal itu.



Pasalnya ISIS saat ini dengan mudah membangun kekuatannya di kawasan Asia Tenggara.



"Sangat mungkin (korelasi dengan ormas) karena beberapa teroris yang tertangkap merupakan jaringan ISIS," ujar Supiadin dalam keterangan tertulis yang diterima JawaPos.com, Sabtu (10/12).



Menurut Supiadin, ISIS tidak boleh terus berkembang apalagi sampai ada di Indonesia. Pasalnya keberadaanya akan dapat mengancam kedaulatan negara.



Sehingga dia berpesan agar aparat keamanan baik TNI dan Polri agar waspada terutama ormas-ormas meyimpang dari Empat Pilar Kebangsaan, seperti NKRI, Bhineka Tunggal Ika, UUD 1945, dan Pancasila.



"Perlu kita ketahui bahwa ISIS itu dalam aksi terornya selalu menyimpang dari ajaran Islam. Oleh karena itu, ISIS tidak boleh hidup di Indonesia karena radikalismenya," pungkasnya.



Sekadar informasi, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo mengatakan kelompok ISIS sedang membangun kekuatan baru di Filipina bahkan dikabarkan kawasan Asia Tenggara akan menjadi markasnya.



Maka, Gatot mengingatkan Indonesia perlu mewaspadai ancaman terorisme ISIS ini. Karena, Filipina tidak berjarak jauh dari Indonesia yang sangat dekat dengan kawasan Poso atau Tarakan, Kalimantan.(cr2/JPG)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore