Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 18 Agustus 2024 | 16.31 WIB

Kentut Kemerdekaan

ILUSTRASI. (NINA/JAWA POS) - Image

ILUSTRASI. (NINA/JAWA POS)

Sementara W.S. Rendra mengungkapkan seruan perlawanan atas keterjajahan itu dalam diksi yang lebih terang dalam ”Aku Tulis Pamplet Ini”:

Kenapa ketakutan menjadi tabir pikiran? Kekhawatiran telah mencemarkan kehidupan. Ketegangan telah mengganti pergaulan pikiran yang merdeka.

Bukan sebuah pekerjaan mudah untuk mengenyahkan keterjajahan yang telah mengendap dalam diri setiap individu, diwariskan dari generasi ke generasi melalui cerita, nasihat, perilaku keseharian, tontonan TV, hingga terselip dalam sistem pendidikan. Namun, upaya itu harus dimulai hari ini, mulai dari diri kita sendiri.

Dengan sadar harus kita putus belenggu yang memasung pikiran, yang telah memadamkan segala nalar kritis dan keberanian. Kita harus merdeka dari keterjajahan. Tanpa kemerdekaan pikiran, kemerdekaan hanyalah kentut belaka: kentut kemerdekaan. (*)

---

OKKY MADASARI, Sastrawan dan sosiolog

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore