Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 15 Agustus 2024 | 00.33 WIB

Boros Pangan: Antara Distansi dan Moderasi

ILUSTRASI. (BAGUS/JAWA POS) - Image

ILUSTRASI. (BAGUS/JAWA POS)

Mitos Dewi Sri dan Nyai Pohaci secara tidak langsung mengandung nilai-nilai kearifan, yang jika dijaga dapat mewujudkan ketahanan dan keamanan pangan. Setiap bahan makanan yang dipanen dari bumi disyukuri sebagai bekal hidup manusia di dunia. Dahulu masyarakat percaya bahwa menyia-nyiakan dan membuang makanan adalah dosa terhadap bumi yang telah memberkahi manusia makanan sebagai kebutuhan hidupnya.

Pesan moral di balik folklor semacam itu kiranya perlu direvitalisasi pemerintah dalam kampanye seperti ’’Stop Boros Pangan”. Ini setidaknya bisa menjadi secercah asa untuk menumbuhkan kembali kesadaran akan nilai-nilai kearifan pangan terkait hal konsumsi makanan di tengah ancaman inflasi pangan. Nilai-nilai yang selama ini justru hilang di tengah gegap gempita industri kuliner dengan segala kelezatan semunya yang tanpa disadari malah membentuk gaya hidup konsumennya menjadi penyampah makanan. 

FADLY RAHMAN, Departemen Sejarah dan Filologi Universitas Padjadjaran

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore