
ILUSTRASI
Ngasa di bulan puasa justru merupakan puncak ekstase spiritual masyarakat Jalawastu. Suasana teduh dan sejuk dari pepohonan yang menjulang tinggi di area pagedongan menambah nuansa spiritual upacara ngasa. Meski hanya dilakukan dengan pembacaan doa, masyarakat Jalawastu tetap khidmat sepanjang upacara berlangsung. Suasananya memang tidak seramai biasanya, namun justru lebih khusyuk, karena keheningan membawa aura sakral dari doa-doa yang dirapal. (*)
---
*) KRH SASTRONAGORO
Nama lain dari DIMAS INDIANTO S. BUDAYAWAN, dosen UIN Saizu Purwokerto, dan peneliti Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat Reh Pakoenegaran.

Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
21 Rekomendasi Tempat Makan Dekat Stasiun Bandung, Kuliner Terbaik yang Cocok Saat Lagi Transit
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Deretan 11 Kuliner Pempek Terenak di Bandung yang Wajib Masuk Daftar Kunjungan
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
Pemkot Surabaya Buka Suara Terkait Rencana Penertiban Pasar Koblen
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
20 Tempat Makan Paling Recommended di Semarang, Banyak Pilihan Menu Kuliner yang Memanjakan Lidah
Kasus Korupsi Sritex, Mantan Dirut Bank Jateng Dituntut 10 Tahun
Sisa 6 Laga Tersisa, Ini Jadwal Persib, Borneo FC, dan Persija di Super League! Siapa yang Jadi Juara
