Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 2 Juli 2025 | 20.05 WIB

69 Jamaah Haji Dievakuasi dari Makkah ke Madinah, Mayoritas Penderita Pneumonia dan Paru Obstruktif Kronis

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menjenguk jamaah haji Indonesia yang dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah, Arab Saudi, Rabu (11/6/2025). (ANTARA FOTO/Andika Wahyu/bar) - Image

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menjenguk jamaah haji Indonesia yang dirawat di Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Makkah, Arab Saudi, Rabu (11/6/2025). (ANTARA FOTO/Andika Wahyu/bar)

JawaPos.com - Sebanyak 69 pasien haji telah dievakuasi dari Makkah ke Madinah oleh Tim Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) Daerah Kerja (Daker) Makkah.

berdasarkan laporan, mayoritas dari pasien tersebut menderita pneumonia dan penyakit paru obstruktif kronis.

Penanggung Jawab Evakuasi dan Tanazul KKHI Makkah Agus Alim mengatakan, evakuasi dengan ambulans tersebut dilakuan pada periode 23-30 Juni.

Para pasien, ujarnya, merupakan jamaah haji dari kedatangan gelombang kedua yang tiba di Makkah pada minggu ketiga Mei 2025.

Dia menjelaskan, jamaah yang dievakuasi adalah jamaah yang masih membutuhkan penanganan medis lanjutan dan/atau pemantauan kesehatan selama proses kepulangan.

“Sebagian besar jamaah yang dievakuasi dalam kondisi duduk disertai pendamping keluarga/petugas haji maupun petugas kesehatan untuk memantau kesehatannya. Adapun 25 orang dievakuasi dalam posisi berbaring untuk dipindahkan dari Makkah ke Madinah,” kata Agus dalam keterangannya, Rabu (2/7) sebagaimana dilansir dari Antara.

Kepala KKHI Makkah Edi Supriyatna menjelaskan, evakuasi ini dilakukan untuk memastikan para jamaah mendapatkan penanganan kesehatan yang optimal menjelang kepulangan mereka ke Tanah Air.

“Keselamatan dan kesehatan jamaah adalah prioritas utama kami,” jelas Edi.

Dia menjelaskan, sebelum diberangkatkan, setiap pasien menjalani pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan kondisi mereka stabil selama perjalanan.

Selama perjalanan Makkah–Madinah, tim kesehatan terus memantau tanda vital para pasien dan memberikan penanganan yang diperlukan.

Setibanya di Madinah, kata dia, pasien akan langsung ditangani oleh KKHI Daker Madinah atau dirujuk ke Rumah Sakit Arab Saudi bila diperlukan.

"Dengan upaya evakuasi ini, diharapkan jamaah haji yang sakit dapat menjalani masa pemulihan dengan lebih baik dan dapat pulang ke tanah air," ucapnya.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore