
Jamaah haji di Asrama Embarkasi Surabaya sebelum ke Bandara Juanda dan Tanah Suci. (Dokumentasi PPIH Embarkasi Surabaya)
JawaPos.com - Para jamaah calon haji masih saja belum mematuhi aturan penerbangan luar negeri, terutama ke Tanah Suci. Hingga Minggu malam (18/5), Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) masih saja menemukan koper milik jamaah yang membawa rokok dan powerbank. Tidak hanya di koper, hal serupa ditemukan di tas kabin atau tas tenteng jamaah.
Plh Sekretaris PPIH Embarkasi Surabaya Sugiyo kembali mengatakan tas kabin atau tas tenteng milik jamaah haji dibongkar petugas sejak masih di daerah.
“Atau sebelum dikirim ke Asrama Haji Embarkasi Surabaya, sehingga ketika ditemui barang-barang yang melebihi kapasitas penerbangan atau tidak diizinkan dapat diantisipasi di daerah,” ujar Sugiyo, Senin (19/5).
Meski begitu, beberapa barang masih ditemukan petugas di Asrama Embarkasi Surabaya, seperti rokok lebih dari dua slop atau lebih dari 200 batang dan powerbank lebih dari 20.000 mAh. Ada juga barang yang salah penempatan.
"Powerbank hanya diizinkan dibawa di tas kabin atau tas tenteng. Jika ditemukan di dalam koper bagasi, akan dibongkar petugas. Sebaliknya, benda-benda tajam seperti gunting, pisau, silet diizinkan masuk dalam koper bagasi," imbuhnya.
Apabila dalam pemeriksaan tes tenteng di Asrama Embarkasi Surabaya sebelum naik bus menuju Bandar Udara Internasional Juanda, benda-benda tajam akan diamankan oleh petugas.
Sugiyo juga mengingatkan bahwa cairan yang boleh dibawa ke kabin pesawat dibatasi hingga 100 ml per wadah dan harus dimasukkan ke dalam satu kantong plastik transparan yang dapat ditutup dengan kapasitas maksimal 1 liter.
"Ini berlaku untuk cairan, aerosol, dan gel (LAG) seperti sabun, sampo, parfum, dan lain-lain. Jamaah yang membawa cairan lebih dari 100 ml maka cairannya akan diamankan petugas,” ucap Sugiyo.
Hingga Minggu malam (18/5), PPIH Embarkasi Surabaya sudah memberangkatkan 21.254 jamaah dari 56 kelompok terbang (kloter) ke Tanah Suci. Jumlah ini sekitar 58 persen dari 36.845 jamaah.
Gelombang dua dari kloter 51 mulai diberangkatkan Sabtu (17/5). Mereka langsung terbang menuju Bandara King Abdul Aziz di Jeddah lalu menuju Kota Makkah, sehingga jamaah langsung mengenakan ihram. (*)

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
