
Petugas menggunakan kursi roda saat tiba di Gedung Mina setibanya di Asrama Haji Embarkasi Surabaya (AHES), Surabaya, Jawa Timur, Selasa (6/5/2025). (Puguh Sujiatmiko/Jawa Pos)
JawaPos.com - keberangkatan Ahmad Sadin, 90, jamaah calon haji dari kelompok terbang (kloter) 32 Jember, ke tanah suci terpaksa ditunda. Sebab, sadin mengalami gangguan daya ingat atau yang dikenal dengan istilah demensia.
Keputusan penundaan ini merupakan hasil pemeriksaan medis yang dilakukan oleh tim kesehatan Embarkasi Surabaya. Sadin dinyatakan belum layak terbang karena kondisinya belum stabil secara psikologis.
Bahkan, setibanya di Embarkasi Surabaya, Sabtu (10/5), Sadin tiba-tiba berlari ke arah luar asrama dan meronta ingin pulang ke kampung halamannya di Kecamatan Tempurejo, Jember.
Sadin sempat dirujuk ke RS Menur Surabaya untuk pemeriksaan lanjutan. Kini, ia telah kembali ke asrama haji.
Penundaan keberangkatan Sadin pun berdampak pada istrinya, Jumanti, yang dijadwalkan Minggu (11/5). keberangkatan Jumanti juga terpaksa ikut ditunda.
Hal ini diungkap oleh Ketua Bidang Kesehatan PPIH Embarkasi Surabaya, Rosidi Roslan. Ia mengatakan bahwa pihaknya akan terus memantau kondisi kesehatan dan mental Ahmad Sadin.
“Kondisi fisiknya cukup bagus. Namun kami masih menunggu pemulihannya. Jika sudah membaik dan secara medis layak terbang, mereka bisa bergabung dengan kloter berikutnya,” tutur Rosidi, Senin (12/5).
Selain Ahmad Sadin, jamaah haji asal Jember, Enjo Endin Parmo, 70 tahun, juga mengalami demensia. Ia tiba-tiba teringat belum memberi makan sapi dan berniat mencari rumput untuk pakan ternak.
Namun, Enjo Endin tetap diberangkatkan ke Tanah Suci sesuai jadwal, Minggu (11/5) pukul 19.30 WIB, karena hasil pemeriksaan menunjukkan demensia ringan dan kondisinya stabil selama didampingi oleh pihak keluarga.
Rosidi menuturkan bahwa demensia kerap dialami jamaah lanjut usia (lansia). Kondisi ini umumnya dipicu oleh kelelahan fisik serta tekanan mental menjelang keberangkatan ke Tanah Suci.
Ia menyebut Ahmad Sadin dan istrinya akan diberangkatkan ke Tanah Suci bersama kloter selanjutnya, apabila kondisi kesehatannya membaik dan dinyatakan layak untuk melakukan perjalanan udara.
"Apakah memang (kondisi fisik dan mental Ahmad Sadin) prima untuk bisa berangkat (ke Tanah Suci), karena kloternya masih lama. Kita masih observasi dulu," imbuh Rosidi.

Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Media Jerman Pusing Lihat Ngerinya Performa Veda Ega Pratama di Sesi Practice Moto3 Hungaria 2026
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Breaking News! Veda Ega Pratama Naik ke Peringkat 3 Moto3 2026 Usai Diskualifikasi Adrian Fernandez
Eksklusif! Perjuangan Nyo Daftar Player Escort Sejak 2024, Menangis Haru Dipeluk Nathan Tjoe-A-On di Timnas Indonesia
Kronologi Lengkap Diskualifikasi Adrian Fernandez di Moto3 2026, Veda Ega Pratama Naik ke Posisi Tiga Klasemen
Hasil Practice Moto3 Hungaria 2026: Veda Ega Pratama Finis P2 dan Lolos ke Q2, Hakim Danish Justru Tersandung
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
