Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 12 Juni 2024 | 18.10 WIB

29 Ribu CJH Belum Dapat Smart Card

UJI COBA: Petugas melakukan simulasi pengantaran CJH Indonesia masuk ke Armuzna. Dalam simulasi itu, petugas mendeteksi kartu nusuk setiap jemaah sebelum masuk bus pengantar. - Image

UJI COBA: Petugas melakukan simulasi pengantaran CJH Indonesia masuk ke Armuzna. Dalam simulasi itu, petugas mendeteksi kartu nusuk setiap jemaah sebelum masuk bus pengantar.

JawaPos.com - Pada musim haji kali ini, semua jemaah, termasuk calon jemaah haji (CJH) Indonesia, wajib memiliki smart card. Peranti yang juga familier disebut kartu nusuk itu menjadi perangkat yang begitu vital. Sebab, smart card menjadi ”tiket masuk” ke area pelaksanaan ibadah puncak haji, yakni Armuzna (Arafah Muzdalifah Mina).

Jelang pelaksanaan ibadah Armuzna mulai 15 Juni nanti, sebagian CJH ternyata belum memperoleh kartu nusuk. Ada juga yang sudah dapat, tapi hilang. Sebagian lagi kartunya tidak bisa terbaca oleh sistem.

Berdasar data Kementerian Agama (Kemenag) RI hingga Selasa (11/6), sekitar 12 persen dari 241 ribu CJH Indonesia belum mendapat smart card. Atau sekitar 29 ribu orang. Banyaknya CJH yang belum memperoleh kartu itu sedang jadi perhatian serius Kemenag.

”Saat ini kami terus berkomunikasi dengan otoritas Arab Saudi untuk menyelesaikan masalah ini,” kata Direktur Layanan Haji Luar Negeri Kemenag RI Subhan Cholid di Kantor Urusan Haji Indonesia di Makkah kemarin.

Dia menjelaskan, sejauh ini proses penerbitan smart card masih terus dilakukan oleh pemerintah Saudi. ”Kemarin (dua hari lalu) masih ada 19 persen jemaah yang belum jadi smart card-nya. Hari ini (kemarin, Red) tinggal 12 persen,” katanya.

Menurut dia, 12 persen itu merupakan akumulasi. Yakni, jemaah yang belum mendapat kartu, jemaah yang kartunya tidak bisa terbaca sistem, serta jemaah yang kehilangan kartu. Dia berharap seluruh jemaah sudah mengantongi smart card pada H-1 pelaksanaan wukuf di Arafah pada 15 Juni.

Meski demikian, petugas penyelenggaraan ibadah haji (PPIH) Arab Saudi sudah menyiapkan skenario jika jemaah belum memperoleh smart card hingga jelang keberangkatan menuju Arafah yang dijadwalkan mulai 8 Zulhijah (14 Juni) pagi. (wan/ris/c6/oni)

Editor: Ilham Safutra
Tags

Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!

Jawa Pos

Ikuti

Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore