
Humas PPIH Embarkasi Solo Gentur Rama Indriyadi, di Asrama Haji Donohudan Boyolali, Senin (3/7/2023}. ANTARA/Bambang Dwi Marwoto.
JawaPos.com- Boyolali, Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo menyatakan sebanyak 70 orang haji asal embarkasi tersebut mengalami sakit dan masih dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS).
Baca Juga: Kontrak Layanan Haji Bakal Diselesaikan Lebih Awal
"Berdasarkan data melalui Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kesehatan, hingga Senin ada 70 haji asal Embarkasi Solo yang sakit dan dirawat di RSAS," kata Humas PPIH Embarkasi Solo Gentur Rama Indriyadi, di Asrama Haji Donohudan Boyolali, dikutip dari Antara, Senin (3/7).
Menurut Gentur Rama Indriyadi dari 70 haji asal Jawa Tengah dan DI Yogyakarta dengan rincian sebanyak 68 haji dirawat di Mekkah dan dua lainnya di Mina Arab Saudi.
Jamaah haji yang sakit dan dirawat di rumah sakit tersebut prosesnya seperti ketika pemberangkatan, jadi sebelum dipulangkan ke Tanah Air dilakukan cek kesehatan terlebih dahulu. Jika perlu perawatan kesehatan, maka ditunda terlebih dahulu, tetapi jika sudah layak terbang akan diterbangkan bersama haji lainnya kelompok terbang (kloter) berikutnya.
"Jadi haji yang masih sakit dan perlu dirawat di Arab Saudi ditunda terlebih dahulu. Mereka akan dipulangkan jika sudah kondisi sehat dan layak terbang," kata Gentur.
Sementara itu, PPIH Embarkasi Solo menyebutkan jumlah jamaah haji asal Jawa Tengah dan D.I Yogyakarta yang meninggal dunia di Tanah Suci, hingga Senin, pukul 12.00 WIB bertambah satu orang sehingga total menjadi 51 orang.
Berdasarkan data melalui Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu yang diterima di Embarkasi Solo, menyebutkan seorang haji meninggal dunia tersebut atas nama Sudariyah Sudiro Harjo (88), warga Ploso Wetan No.004 RT 04/07 Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, tergabung kloter 26.
"Haji ini, dilaporkan meninggal dunia, di Pemondokan, pada Minggu (2/7), sekiitar pukul 06.30 WAS, karena Injury, Poisoning and Certain. Jenazahnya dimakamkan di tempat pemakaman umum Sharae Arab Saudi, sehingga total haji Embarkasi Solo meninggal tahun ini, sebanyak 51 orang," katanya.
Sementara itu, PPIH Embarkasi Solo telah mempersiapkan penyambutan pemulangan jamaah haji kloter pertama Jateng dan DIY di Asrama Haji Donohudan Boyolali, mulai tanggal 5 Juli mendatang.
Baca Juga: Tidak Bertambah, Kuota Haji Indonesia Tahun 2024 Sebesar 221 Ribu Jemaah
Jamaah haji kloter pertama Embarkasi Surakarta asal Kabupaten Grobogan dijadwalkan diberangkatkan dari Jedah Arab Saudi, pada Selasa (4/7), pukul 11.00 WAS dan diperkirakan akan tiba di Tanah Air atau Bandara Adi Soemarmo di Boyolali, Rabu (5/7), pukul 04.10 WIB dengan penerbangan cateran Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GIA 6202. (*)

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
