
SIAP MELAYANI JEMAAH HAJI: Pemberangkatan gelombang pertama petugas PPIH Arab Saudi di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Sabtu (20/5).
JawaPos.com – Pertengahan pekan ini (24/5), jemaah haji Indonesia mulai diberangkatkan ke Tanah Suci. Pemerintah memastikan seluruh layanan di Arab Saudi terus dicek hingga jemaah tiba.
Ketua Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Subhan Cholid mengatakan, jemaah haji Indonesia yang masuk pemberangkatan gelombang pertama akan mendarat di Madinah pada 24 Mei 2023. Setelah menjalani ibadah Arbain di Masjid Nabawi, jemaah akan berangkat ke Makkah. ”Jemaah kloter pertama diperkirakan masuk ke Makkah pada 2 Juni 2023,” ujar Subhan Cholid dalam keterangan resmi kemarin (21/5).
Pihaknya terus mengecek kesiapan maktab dalam memberikan layanan sebelum jemaah tiba di Makkah. Maktab merupakan kantor yang diberi kewenangan oleh pemerintah Saudi untuk mengurus penyiapan layanan jemaah haji, termasuk asal Indonesia. ”Ada 70 maktab atau markaz yang akan melayani 229 ribu jemaah haji Indonesia. Mereka tergabung dalam kantor layanan Asia Tenggara,” jelasnya.
Sebagaimana diketahui, tahun ini kuota haji kembali normal. Indonesia mendapatkan kuota 221 ribu. Selain itu, masih ada kuota tambahan sebanyak 8 ribu yang segera dibahas pendistribusiannya.
Menurut Subhan, maktab tidak hanya menyiapkan layanan akomodasi, transportasi, dan konsumsi. Maktab juga bertanggung jawab dalam menyimpan paspor jemaah. Setiba di Makkah, paspor jemaah akan disimpan maktab masing-masing. Hal itu untuk menghindari insiden paspor hilang saat jemaah melaksanakan rangkaian ibadah haji.
"Sebagai pengganti identitas, jemaah telah diberi gelang,” katanya. Paspor jemaah, lanjut dia, akan dikembalikan menjelang kepulangan mereka ke tanah air bagi jemaah gelombang pertama atau saat akan menuju Madinah bagi rombongan gelombang kedua.
Di sisi lain, Kementerian Agama (Kemenag) bekerja sama dengan Konjen RI di Jeddah untuk menggelar bimbingan teknis (bimtek) bagi tenaga pendukung PPIH Arab Saudi. Bimtek berlangsung pada 21–23 Mei 2023 dan diikuti 768 tenaga pendukung PPIH Arab Saudi. Mereka terdiri atas para WNI yang tinggal di Saudi (mukimin) dan pelajar/mahasiswa yang kuliah di Timur Tengah.
Tenaga pendukung itu akan bergabung bersama petugas nonkloter PPIH Arab Saudi untuk membantu melayani jemaah haji. Mulai layanan akomodasi, transportasi, katering, hingga kesehatan.
Konjen RI di Jeddah Eko Hartono meminta para tenaga pendukung benar-benar belajar untuk memahami tugas dan fungsinya. Apalagi, ada sejumlah perkembangan signifikan dalam operasional haji, termasuk terkait banyaknya jemaah lanjut usia (lansia). ”Menjadi petugas bukan untuk bisa beribadah haji, tapi memberikan pelayanan kepada jemaah. Jadi, fokus pada pelayanan, bukan fokus untuk berhaji,” tegasnya.
Dia juga berpesan agar para tenaga pendukung menyiapkan fisiknya. Menurut dia, petugas harus lebih sehat dan kuat ketimbang jemaah. ”Jangan sampai justru petugas yang butuh bantuan. Petugas juga harus solutif,” imbuhnya.
Subhan mengamini pesan yang disampaikan Eko. Dia menuturkan, tahun ini para petugas dihadapkan pada tugas berat untuk melayani jemaah haji lansia yang jumlahnya sangat besar. Apalagi, haji adalah ibadah fisik yang secara praktik tidak ramah lansia. Ditambah, cuaca di Saudi sedang tidak ramah. ”Hal terbaik yang bisa kita lakukan adalah menunjukkan sikap ramah dan empati kepada seluruh jemaah," ungkap Subhan. (lyn/mia/c18/fal)

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
15 Pecel Paling Enak di Surabaya, Cita Rasa Sambal Kacang yang Autentik dan Ragam Lauk Tradisional yang Menggoda Selera
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Wisata Terbaik Dekat Stasiun Pasuruan, Buat Liburan Tak Perlu Jauh Tapi Tetap Seru
12 Tempat Kuliner Soto yang Jadi Favorit di Malang, Soal Rasa Jangan Ditanya Pasti Enak!
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
