
Suasana konter ponsel di PGC Cililitan. (Nanda Prayoga/JawaPos.com)
JawaPos.com - Pedagang ponsel di Pusat Grosir Cililitan (PGC), Jakarta, mengeluhkan omzet yang semakin menurun akibat harga ponsel yang semakin melonjak.
Bahkan, omzet per bulan yang biasanya menyentuh Rp 20 juta, kini hanya bisa menyentuh Rp 10-12 juta.
Kenaikan harga ponsel sendiri dipicu oleh kebutuhan akan RAM yang semakin meningkat. RAM sendiri kini banyak digunakan pada pusat data AI yang sudah semakin banyak.
Baca Juga:Kekerasan Brutal di Indonesia dan Dunia! Nicholas Saputra Beberkan Ide Film "Merah Sebelum Fajar"
“Saat belum naik (harga ponsel) per bulan masih bisa dapet Rp 15-20 juta, itu omzet aja ya cuman kalau Januari itu berapa sudah turun jadi Rp 12-13 juta. Kalau buat semenjak Juni, Juni aku biasanya 23-15 juta, sekarang ada di 10 juta (omzet),” ungkap Endang saat ditemui JawaPos.com saat menunggu pelanggan di konter miliknya, Rabu (28/10).
Dia pun bercerita, kenaikan harga ponsel sudah terjadi sejak Januari 2026. Hanya saja, kenaikan terjadi secara bertahap dengan angka Rp 100-200 ribu. Kemudian, kenaikan signifikan terjadi pada Juni 2026 dengan angka hampir Rp 500 ribu.
“Untuk yang naik signifikan yang naiknya tiba-tiba langsung drastis tuh dari bulan Juni, cuman dia dari Januari memang sudah naik tapi naiknya cuma Rp 100-200 ribu kalau Juni naiknya hampir Rp 500 ribu,” ceritanya.
Demi agar ponsel tetap laku, Endang pun harus berusaha ekstra dengan lebih aktif di media sosial dan melakukan live streaming untuk mempromosikan dagangannya.
Baca Juga:Polda Jatim Buka Suara Soal Kabar Mantan Kasatreskrim Polrestabes Surabaya yang Diamankan Propam
“Lebih ke promonya kita ke social media live streaming live gitu-gitu sih karena sekarang juga kita kalah sama online sih ya,” jelasnya.
Sementara itu, Athat, pedagang ponsel lainnya di PGC juga tak memungkiri atas menurunnya omzet penjualan.
Dia bercerita, sebelum adanya kenaikan harga, dirinya bisa menjual kurang lebih 50 ponsel. Hanya saja, saat terjadinya kenaikan, penjualannya berkurang 20 persen jadi paling banyak 40 ponsel.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022