Google Pixel 11. (Dok. Google)
JawaPos.com - Google resmi memperkenalkan Pixel 11, Pixel 11 Pro, dan Pixel 11 Pro XL dalam ajang Made by Google 2026 di New York, Amerika Serikat (AS), Rabu (12/8). Ketiga smartphone anyar tersebut membawa sejumlah pembaruan, mulai dari kamera, ketahanan perangkat, performa, hingga fitur berbasis kecerdasan artifisial (AI).
Ketiga model tersebut sama-sama ditenagai Google Tensor G6, chip terbaru besutan Google yang dirancang untuk menjalankan Gemini Nano generasi terkini. Chip ini juga menjadi fondasi bagi sejumlah fitur yang masuk dalam ekosistem Gemini Intelligence.
"Hari ini kami meluncurkan Pixel 11, Pixel 11 Pro, dan Pixel 11 Pro XL, yang dilengkapi dengan peningkatan signifikan pada kamera, ketahanan yang lebih baik, serta chip tercepat dan terkuat kami, Google Tensor G6, yang menjalankan model Gemini Nano terbaru," kata Product Manager Google Spencer Boone dalam keterangannya.
Dari segi desain, Google masih mempertahankan identitas Pixel melalui camera bar yang menjadi ciri khas di bagian belakang. Namun, pada Pixel 11, ketebalan camera bar kini dipangkas hingga 40 persen. Google menyebut perubahan tersebut membuat bagian belakang ponsel menjadi lebih rata ketika menggunakan casing Made by Google sekaligus mengurangi kemungkinan perangkat bergoyang saat diletakkan di permukaan datar.
Pixel 11 hadir dengan layar Actua, bingkai metal satin, serta panel belakang berbahan kaca. Ponsel ini ditawarkan dalam empat pilihan warna, yakni Pistachio, Hibiscus, Frost, dan Obsidian.
Sementara Pixel 11 Pro dan Pixel 11 Pro XL menggunakan layar Super Actua dengan tingkat kecerahan maksimal mencapai 3.600 nit. Google juga membekali kedua model tersebut dengan lapisan pelindung layar baru yang diklaim memiliki ketahanan terhadap goresan lebih dari dua kali lipat dibandingkan generasi sebelumnya.
Kedua model Pro hadir dengan pilihan warna Canyon, Fog, Olive, dan Obsidian yang menggunakan finishing matte.
Google juga memperkenalkan fitur baru bernama HiLight pada Pixel 11 Pro dan Pixel 11 Pro XL. Fitur ini menggunakan lampu LED berwarna yang ditempatkan di sekitar lampu flash kamera untuk memberikan informasi kepada pengguna ketika perangkat diletakkan dengan posisi layar menghadap ke bawah.
HiLight dapat menampilkan pola cahaya berbeda ketika pengguna memberikan perintah kepada Gemini. Pola tersebut akan berubah sesuai tahapan aktivitas AI, mulai dari ketika Gemini mendengarkan perintah, memproses permintaan, hingga memberikan respons.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Pemerintah Bakal Menata Guru, PGRI Sebut Ada Harapan Baru bagi Pendidikan Indonesia
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Ipswich vs Sunderland: The Black Cats Berpeluang Curi Poin di Portman Road
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Ribuan Ojol Hadiri Kopdar Kebangsaan Jaga Jakarta, Ada Perpanjangan SIM Gratis
