Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 27 Juli 2022 | 15.49 WIB

Tips Menjaga Battery Health di IPhone Biar Harga Jual Tetap Tinggi

Foto: Ilustrasi: Battery Health di iPhone. (iDownloadBlog). - Image

Foto: Ilustrasi: Battery Health di iPhone. (iDownloadBlog).

JawaPos.com - Di iPhone, ada fitur yang bisa mengetahui seberapa besar depresiasi baterai smartphone kita. Dengan angka, pemilik iPhone bisa melihat persentase kesehatan baterai mereka dan semakin susut, maka semakin menurun pula fungsinya.

Fitur tersebut bernama Battery Health. Dan seperti namanya, Battery Health mewakili seberapa sehat baterai iPhone seseorang. Makin minim angkanya (dari 1-100 persen) maka makin menunjukan bahwa baterai perangkat tersebut tidak lagi sehat.

Ini juga seringkali menjadi rujukan harga jual kembali iPhone second atau bekas pakai. Biasanya, iPhone yang Battery Health (BH)-nya makin kecil, maka akan semakin anjlok juga harga jual kembalinya.

Untuk menjaga Battery Health agar tetap tinggi sebetulnya tidak sulit. Hanya memang hal ini kerap diabaikan dan dianggap wajar oleh pemilik iPhone. Dikutip dari Gizchina, berikut beberapa tips yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan baterai iPhone, monggo disimak:

Jangan tunggu baterai habis total
Menurut pernyataan resmi Apple, faktor inti yang mempengaruhi masa pakai baterai iPhone adalah "usia kimia baterai". Untuk menghitung, siklus mengacu pada siklus dari 0 hingga 100 persen, yaitu jumlah siklus pengisian dan pengosongan.

Standar Apple untuk ini adalah: ketika siklus pengisian mencapai 500 kali, baterai dapat mempertahankan hingga 80 persen dari kapasitas awal. Jika kesehatan baterai iPhone Anda lebih rendah dari 80 persen selama masa garansi, Anda dapat mengajukan permohonan ke layanan purna jual resmi Apple untuk penggantian baterai gratis.

Perlu disebutkan bahwa standar yang diberikan oleh Apple sangat konservatif. Bahkan jika kita mencapai 500 siklus penggunaan normal, kesehatan baterai tidak akan turun hingga 80 persen begitu cepat. Dalam hal ini, jika kita ingin menunda penurunan kesehatan baterai iPhone, kita harus menghindari kebiasaan pengisian saat baterai benar-benar habis.

Ini berarti Anda tidak boleh menunggu hingga baterai nol persen sebelum mengisi daya. Biasanya, kita perlu mengisi ulang kapan saja ketika kita merasa perlu diisi. Idealnya adalah kita dapat mempertahankan kisaran antara 25 persen dan 75 persen untuk mengisi ulang kembali baterai.

Nyalakan fungsi pengisian pengoptimalan baterai
Dalam dokumentasi resmi Apple, ada kalimat yang menyebutkan bahwa pengisian cepat memang perlu namun lebih baik lambat untuk usia pakai baterai lebih lama. Beberapa pengujian menggunakan pengisi daya 5w, 18w, dan 20w untuk mengisi daya iPhone baru yang sama selama dua bulan mengungkapkan bahwa hanya baterai iPhone 5w yang mampu mempertahankan Battery Health tetap di 100 persen.

Untuk mensiasati hal ini, cepat namun tetap selamat adalah mengaktifkan fungsi optimasi charging. Fungsi mengoptimalkan pengisian daya baterai diaktifkan secara default di iPhone. Jika Anda tidak peduli dengan masa pakai baterai, Anda dapat memilih untuk mematikannya.

Setelah mematikannya, kecepatan pengisian iPhone akan meningkat, tetapi efeknya mungkin bisa mempercepat usia pakai baterai. Fungsi ini akan secara cerdas mempelajari kebiasaan pengisian daya Anda. Jika Anda terbiasa mengisi daya ponsel semalaman, ia akan mengingat interval waktu ini.

Setelah pengisian hingga 80 persdn, itu akan memperlambat kecepatan pengisian dan memperpanjang waktu pengisian. Ini akan sangat melindungi kesehatan baterai.

Jangan mengisi daya di lingkungan yang panas atau dingin
Suhu pengoperasian penuh baterai lithium perangkat elektronik seperti smartphone adalah nol sampai 40 derajat Celsius. Ketika suhu lebih rendah dari nol derajat, kinerja baterai lithium akan menurun.

Sebaliknya, jika suhu lebih tinggi dari 35 derajat Celsius, kapasitas baterai akan hilang. Dalam hal ini, Apple secara resmi menyatakan bahwa lingkungan kerja terbaik untuk perangkat Apple adalah zona suhu ideal antara 16 derajat sampai dan 22 derajat Celsius.

Jadi, saat hendak melakukan pengecasan atau pengisian ulang daya baterai iPhone, perhatikan suhu. Saat iPhone dirasa terlalu panas karena pemakaian, jangan cas dulu. Tunggu sampai suhunya dirasa tepat atau nyaman digenggam. Tidak terlalu dingin, tidak terlalu panas.

Pakai charger asli
Sebagian besar kecelakaan pengisian daya disebabkan oleh penggunaan pengisi daya pihak ketiga yang lebih rendah. Pengisi daya pihak ketiga yang lebih rendah tidak memiliki mekanisme keamanan yang sesuai.

Dengan demikian, selalu ada risiko overshoot, overheating atau korsleting. Meskipun pengisi daya asli Apple belum tentu merupakan pengisian tercepat, ini merupakan yang paling aman. Charger asli memiliki perlindungan arus berlebih, perlindungan tegangan berlebih, perlindungan suhu berlebih, perlindungan hubung singkat, dan perlindungan tahan api pada casing.

Untuk memastikan Battery Health tetap terjaga, gunakan hanya perangkat charger asli. Memang banyak pihak mengeluhkan harga charger asli yang mahal. Namun untuk kesehatan baterai dan usia pakai lebih lama, membeli charger asli sedikit lebih mahal rasanya akan sepadan.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore