
Perangkat smartphone Samsung Galaxy S23 FE.
JawaPos.com - Samsung Galaxy S23 FE resmi diluncurkan di Indonesia. Kehadiran Samsung Galaxy S23 FE di Indonesia memberi warna tersendiri bagi pasar smartphone premium di Tanah Air, terlebih di rentang harga yang sama tak banyak yang memiliki spesifikasi menggoda.
Soal Samsung Galaxy S23 FE, untuk perangkat yang dijual di Indonesia, smartphone ini memakai chipset Exynos 2200. Sebelumnya, tidak sedikit yang mempertanyakan mengenai alasan Samsung memilih memakai chipset buatan mereka sendiri itu untuk pasar Indonesia, alih-alih memakai Snapdragon 8 Gen 1 seperti beberapa negara lainnya.
Terkait kinerja chip Exynos di balik kap mesin Galaxy S23 FE, Verry Octavianus, MX Product Marketing Senior Manager, Samsung Electronic Indonesia mengakui saat Galaxy S22 rilis, banyak juga yang mempertanyakan hal serupa.
Saat itu, Samsung Galaxy S22 di Indonesia menggunakan Snapdragon 8 Gen 1, berbeda dengan beberapa negara memakai Exynos 2200 yang andal dalam performa gaming.
"Exynos 2200 ini membuat peningkatan kerja CPU hingga 10 persen dan GPU 25 persen lebih unggul dari pendahulunya, Galaxy S21 FE," jelas Verry di Jakarta belum lama ini.
Untuk membuktikan kinerja prosesor Exynos di Samsung Galaxy S23 FE, JawaPos.com juga sempat mencoba smartphone ini secara langsung. Dipinjamkan untuk beberapa saat, smartphone ini sempat kami "siksa" kinerjanya tidak hanya untuk bekerja dan multitasking sehari-hari, tapi juga untuk bermain game.
Keunggulan Exynos 2200
Exynos 2200 adalah prosesor seluler yang dirancang baru dengan unit pemrosesan grafis (GPU) Samsung Xclipse berbasis arsitektur AMD RDNA 2 yang sangat bertenaga. Dengan inti CPU berbasis Arm tercanggih yang tersedia di pasaran saat ini dan unit pemrosesan saraf (NPU) yang ditingkatkan, Exynos 2200 memberikan pengalaman bermain game ponsel terbaik, serta meningkatkan pengalaman keseluruhan dalam aplikasi media sosial dan fotografi.
Dengan Xclipse, GPU mobile baru yang dibangun dengan teknologi grafis RDNA 2 dari pemimpin industri AMD, Exynos 2200 sendiri cukup mendefinisikan kembali pengalaman bermain game mobile, dibantu oleh peningkatan grafis dan kinerja kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang tengah tren belakangan ini.
GPU Xclipse adalah prosesor grafis hybrid unik yang ditempatkan di antara konsol dan prosesor grafis seluler. Xclipse adalah kombinasi 'X' yang mewakili Exynos, dan kata 'Eclipse'. Bagaikan sebuah gerhana, GPU Xclipse akan mengakhiri era lama mobile gaming dan menandai dimulainya babak baru yang menarik.
Dengan arsitektur AMD RDNA 2 berperforma tinggi sebagai tulang punggungnya, Xclipse mewarisi fitur grafis canggih seperti hardware accelerated Ray Tracing (RT) dan variabel rate shading (VRS) yang sebelumnya hanya tersedia di PC, laptop, dan konsol.
Perangkat smartphone Samsung Galaxy S23 FE.
Ray Tracing adalah teknologi revolusioner yang mensimulasikan secara dekat bagaimana cahaya berperilaku secara fisik di dunia nyata. Dengan menghitung pergerakan dan karakteristik warna sinar cahaya saat memantul ke permukaan, penelusuran sinar menghasilkan efek pencahayaan realistis untuk pemandangan yang dirender secara grafis.
Untuk menawarkan grafis dan pengalaman pengguna yang paling mendalam bahkan pada perangkat seluler, Samsung telah berkolaborasi dengan AMD untuk mewujudkan ray tracing dengan akselerasi perangkat keras pertama di industri pada GPU seluler.
Variable rate shading adalah teknik yang mengoptimalkan beban kerja GPU dengan memungkinkan pengembang menerapkan tingkat shading yang lebih rendah di area di mana kualitas keseluruhan tidak akan terpengaruh. Hal ini memberi GPU lebih banyak ruang untuk bekerja pada area yang paling penting bagi para gamer dan meningkatkan frame rate untuk gameplay yang lebih lancar.
GPU Xclipse hadir dengan berbagai teknologi seperti advanced multi-IP Governor (AMIGO) yang meningkatkan kinerja dan efisiensi secara keseluruhan. Kemudian, Exynos 2200 adalah salah satu yang pertama di pasar yang mengintegrasikan inti CPU Armv9 terbaru dari Arm yang menawarkan peningkatan substansial dibandingkan Armv8 dalam hal keamanan dan kinerja, dua area yang menjadi sangat penting dalam perangkat komunikasi seluler saat ini.

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
