
Kapal melintasi Selat Hormuz (Al-Jazeera)
JawaPos.com - Ketidakpastian ekonomi global di tengah eskalasi geopolitik Timur Tengah yang masih memanas menjadi faktor penting untuk dicermati guna memahami arah perkembangan ekonomi dan mengantisipasi berbagai perubahan yang mungkin terjadi.
Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya, mengatakan dinamika politik domestik maupun global akan turut memengaruhi prospek ekonomi pada tahun 2027.
Ia mengatakan, dari dalam negeri, perubahan biaya hidup, inflasi, dan nilai tukar rupiah dapat memengaruhi daya beli masyarakat dan sentimen konsumen. Selain itu, Indonesia masih harus menghadapi tantangan global mulai dari kebijakan luar negeri Amerika Serikat (AS) hingga gangguan di Timur Tengah.
Perlambatan ekonomi global dipengaruhi oleh berbagai faktor termasuk harga energi dan komoditas, perang dagang dan cuaca, kenaikan utang pemerintah, dan situasi di selat Hormuz.
"Di tengah tantangan tersebut, perkembangan artificial intelligence (AI) menjadi faktor penggerak pertumbuhan ekonomi,” ujar Yunarto dalam keterangan yang diterima, Jumat (30/10).
Sementara itu, CEO Asian Development Bank Institute (ADBI), Bambang Brodjonegoro, mengatakan proyeksi pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) global yang masih tidak merata pada 2027.
Adapun, International Monetary Fund (IMF) memproyeksikan pertumbuhan PDB dunia pada tahun 2027 sebesar 3,40 persen, lebih tinggi daripada proyeksi pertumbuhan tahun 2026 yang sebesar 3,10 persen.
Di ASEAN, Indonesia dan Filipina diproyeksikan mengalami pertumbuhan PDB tertinggi kedua sebesar 5,10 persen pada tahun 2027, hanya satu level di bawah Vietnam.
“Namun demikian, proyeksi PDB yang tinggi belum menjamin imbal hasil. Faktor-faktor yang dapat menarik investasi antara lain permintaan pasar dan kedalaman pemasok, listrik dan logistik yang andal, kepastian izin, dan keterampilan tenaga kerja,” ujar Bambang.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Netty Pergi, Jenderal Ditangkap: Ketika Riset Doktoral Membaca Kerusakan Polri dari Dalam
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Akhirnya Minta Maaf Usai Digeruduk Petarung MMA karena Hina UAH dan UAS
Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Mahasiswa Trisakti Geruduk Kantor Setneg Siang Ini, Tagih Janji Pemerintah soal Tritura
Prediksi Skor Lillestrom SK vs Viktoria Plzen di Liga Europa: Duel Berpotensi Berjalan Terbuka
Prediksi Skor PSIM vs Dewa United di BRI Super League: Laskar Mataram Berpeluang Beri Kejutan!
Blunder Berujung Gol, Fitrah Maulana Ungkap Perasaannya Usai Persib Menang
Upaya Restorasi 325 Hektare Hutan di TNGHS untuk Jaga Habitat Macan Tutul Jawa
Prediksi Skor Lion City Sailors vs Adelaide United di ACL Two: Tuan Rumah Diunggulkan Menang Lagi

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022