Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 13 Juli 2026 | 18.04 WIB

IPOT Hadirkan AI Trading Institusional ke Investor Ritel

Karyawan berada di dekat layar pergerakan IHSG di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta). (Salman Toyibi/Jawa Pos) - Image

Karyawan berada di dekat layar pergerakan IHSG di Gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta). (Salman Toyibi/Jawa Pos)

JawaPos.com - Transformasi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah mengubah lanskap berbagai industri global secara masif. Namun, di sektor layanan keuangan, khususnya aplikasi investasi domestik, pemanfaatan AI mayoritas masih terbatas sebagai fitur pelengkap antarmuka digital, seperti chatbot, mesin pencari berita, atau pembuat ringkasan teks. 

PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) mengambil inisitif dengan  meluncurkan IPOT AI Trading yang memposisikan AI bukan sekadar kosmetik digital, melainkan sebagai fondasi utama dan mesin penggerak (engine) dalam seluruh proses pengambilan keputusan investasi (Decision Intelligence) bagi investor ritel di Indonesia. 

Selama bertahun-tahun, kemampuan analitik tingkat tinggi berbasis AI, pengolahan Big Data, dan infrastruktur komputasi canggih merupakan hak eksklusif (privilese) yang hanya dapat diakses oleh institusi keuangan raksasa, hedge funds, dan investor profesional. Di sisi lain, jutaan investor ritel harus puas mengandalkan perangkat analisis konvensional seperti grafik harga statis, broker summary, rumor komunitas, atau sekadar intuisi pribadi yang subjektif. 

Melalui pendekatan AI-based Trading for the Mass Market, IPOT mendemokratisasi teknologi kelas institusi ini agar dapat diakses secara inklusif oleh seluruh lapisan masyarakat. 

"AI yang sesungguhnya bukan sekadar mampu menjawab pertanyaan atau merangkum informasi. Nilai terbesar AI terletak pada kemampuannya mengolah data dalam skala yang jauh melampaui kapasitas manusia untuk menghasilkan insight yang lebih terukur dan mendukung keputusan investasi yang lebih presisi. Bagi IPOT, AI bukan sekadar fitur digital, melainkan fondasi baru dalam cara investor memahami pasar, mengevaluasi risiko, dan mengambil keputusan investasi," tegas President Director & CEO PT Indo Premier Sekuritas Moleonoto The.

Investor ritel kini dapat memanfaatkan teknologi analitik yang sebelumnya hanya tersedia bagi pelaku pasar berskala institusi, langsung dari satu aplikasi investasi. Inilah makna sesungguhnya dari bringing AI-based trading to the mass market, yakni menghadirkan teknologi AI yang sebelumnya eksklusif menjadi lebih inklusif, lebih mudah diakses, dan lebih bermanfaat bagi jutaan investor Indonesia.”

IPOT membangun platform AI Trading di atas infrastruktur AI Big Data yang mengintegrasikan jutaan data pasar secara real-time. Di jantung inovasi ini, terdapat AI-Powered Decision Engine yang memanfaatkan Machine Learning dan algoritma matematika untuk memproses perubahan harga, order book, aktivitas broker, hingga berita ekonomi global secara simultan demi menghasilkan analisis pasar yang objektif.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore