
CEO Danantara Rosan Roeslani. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani menyatakan bahwa kekuatan bank-bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) tercermin pada nilai kapitalisasi pasar yang mencapai Rp 1,1 kuadriliun.
Ia mengatakan, angka tersebut setara dengan sekitar 10 persen dari total kapitalisasi pasar perusahaan-perusahaan di Indonesia.
"Dengan kapitalisasi pasar gabungan sekitar Rp 1.100 triliun, Himbara memiliki kapasitas yang sangat besar untuk menjadi motor penggerak ekonomi nasional sekaligus mendukung berbagai program pembangunan yang menjadi prioritas pemerintah," ujar Rosan Perkasa Roeslani, dikutip Kamis (25/6).
Ia menyampaikan besarnya nilai kapitalisasi tersebut menunjukkan posisi strategis Himbara dalam sistem keuangan nasional. Bank-bank pelat merah tersebut diharapkan tidak hanya beroperasi sebagai institusi keuangan yang mencetak keuntungan, tapi juga dapat menjadi instrumen pembangunan yang mampu memperluas akses ekonomi bagi seluruh masyarakat.
Presiden Prabowo Subianto mengharapkan Himbara mampu menjangkau jutaan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang menjadi tulang punggung perekonomian Indonesia sehingga dampak pembiayaan yang disalurkan dapat secara nyata mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi nasional.
"Peran Himbara tidak hanya diukur dari pencapaian laba, tetapi juga dari sejauh mana kehadirannya mampu membuka akses dan kesempatan yang setara bagi masyarakat, mulai dari pelaku UMKM hingga sektor usaha yang lebih besar," ucap Rosan.
Ahli perbankan Moch. Amin Nurdin menilai transformasi peran Himbara semakin kuat seiring hadirnya Danantara Indonesia sebagai pengelola BUMN berkat koordinasi yang lebih solid sehingga program pemerintah dapat dijalankan secara lebih terintegrasi.
"Di bawah koordinasi Danantara dan arahan Presiden (Prabowo Subianto), terdapat penguatan sinergi antarlembaga perbankan negara sehingga fungsi intermediasi Himbara semakin selaras dengan agenda pembangunan nasional yang ditetapkan pemerintah," katanya.
Meskipun demikian, ia mengingatkan Himbara terus menjaga disiplin manajemen risiko dan tata kelola perusahaan demi pertumbuhan kinerja yang berkualitas dan berkelanjutan.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Sakit Hati, Alasan Eks Karyawan Bongkar Aib Richard Lee Suka 'Jajan Cewek'
Pegawai Diskominfo Kukar Bakar Kantor Usai Wajah Dijadikan Stiker WA
Doktif Sebut Richard Lee Transfer Uang ke Mucikari, Klaim Gunakan Anak di Bawah Umur
Doktif Bongkar Transfer Rp 9 Juta Richard Lee, Disebut untuk Jasa Prostitusi
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Richard Lee Bela Perempuan di Podcast, Eks Karyawan: Dia Penjahat Wanita
Perilaku Menantu Tak Cerminkan Orang Kerajaan, Sultan Brunei Cabut Gelar Istri Pangeran Abdul Malik
Eks Dewas KPK Albertina Ho Tak Lolos Seleksi CHA di KY, TII Bandingkan dengan Politikus Golkar Ini
Jessica Mila Sentil Kapten Kapal Soal Polemik Pulau Padar: Harus Terbuka soal Larangan Berlayar!
HUT ke-81 RI, Naik Suroboyo Bus dan Wira Wiri Cuma Rp81, Berlaku SepekanÂ
